Mudik Lebaran 2023, Anggota DPRD DKI Kenneth Imbau Pemudik Siapkan Fisik Prima dan Taati Aturan
Senin, 17 April 2023 - 23:39 WIB
"Pemerintahan Pak Jokowi dan Kiai Maruf dianggap berhasil dalam menangani mudik Lebaran 2022. Kesiapan infrastruktur darat cukup sangat berpengaruh memberikan kemanfaatan bagi masyarakat, sehingga mudik tidak menimbulkan kemacetan," ujar Ken, Senin (17/4/2023).
Dalam mudik Lebaran 2023, pemerintah harus lebih mempersiapkan pelaksanaan mudik Lebaran 2023 dengan sebaik-baiknya. Harus diantisipasi dari keamanan dan kenyamanan, persiapan jalur mudik, jalur penyeberangan, dan tarif moda transportasi. Sementara bagi pemudik diimbau menyiapkan fisik prima dan menaati aturan lalu lintas.
"Karena slogan mudik Lebaran 2023 adalah 'Mudik Aman dan Berkesan'. Jadi pemerintah harus bisa memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat saat melakukan perjalanan mudik agar berkesan," kata Ketua Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL RI) PPRA Angkatan LXII itu.
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta itu mengapresiasi beberapa strategi program mudik Lebaran 2023 gratis yang diselenggarakan pemerintah. Hal ini dilakukan agar menjaga keselamatan dan kenyamanan warga agar tidak menggunakan kendaraan roda dua saat mudik.
"Berdasarkan data pemerintah, pengguna sepeda motor saat mudik 2023 mencapai 25,13 juta orang atau 20,3 persen. Oleh karena itu, strategi program mudik gratis ini sangat bagus dan membantu warga agar tidak menggunakan motor supaya minim dari risiko kecelakaan lalu lintas. Sepeda motor bukanlah pilihan aman untuk mudik," kata Kent.
Namun, penanganan mudik Lebaran 2022 perlu juga dilakukan evaluasi agar mudik kali ini dapat berjalan lebih lancar. Seperti mengevaluasi soal kebijakan one way (satu arah) di jalan tol, karena hal itu akan berdampak besar bagi pemudik yang menggunakan mobil pribadi.
Dalam mudik Lebaran 2023, pemerintah harus lebih mempersiapkan pelaksanaan mudik Lebaran 2023 dengan sebaik-baiknya. Harus diantisipasi dari keamanan dan kenyamanan, persiapan jalur mudik, jalur penyeberangan, dan tarif moda transportasi. Sementara bagi pemudik diimbau menyiapkan fisik prima dan menaati aturan lalu lintas.
"Karena slogan mudik Lebaran 2023 adalah 'Mudik Aman dan Berkesan'. Jadi pemerintah harus bisa memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat saat melakukan perjalanan mudik agar berkesan," kata Ketua Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL RI) PPRA Angkatan LXII itu.
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta itu mengapresiasi beberapa strategi program mudik Lebaran 2023 gratis yang diselenggarakan pemerintah. Hal ini dilakukan agar menjaga keselamatan dan kenyamanan warga agar tidak menggunakan kendaraan roda dua saat mudik.
"Berdasarkan data pemerintah, pengguna sepeda motor saat mudik 2023 mencapai 25,13 juta orang atau 20,3 persen. Oleh karena itu, strategi program mudik gratis ini sangat bagus dan membantu warga agar tidak menggunakan motor supaya minim dari risiko kecelakaan lalu lintas. Sepeda motor bukanlah pilihan aman untuk mudik," kata Kent.
Namun, penanganan mudik Lebaran 2022 perlu juga dilakukan evaluasi agar mudik kali ini dapat berjalan lebih lancar. Seperti mengevaluasi soal kebijakan one way (satu arah) di jalan tol, karena hal itu akan berdampak besar bagi pemudik yang menggunakan mobil pribadi.
Lihat Juga :