Kiai Nur Alam Buka Suara soal Penutupan Akses Jalan Masjid Wakaf di Koja: Itu Fitnah Keji
Kamis, 23 Maret 2023 - 09:07 WIB
Sejak awal berdiri, kata dia, bagian samping Masjid Al-Islah dengan Masjid Nurul Islam dibatasi tembok pemisah. Namun seiring waktu, tembok pemisah tersebut dijebol dan seperti menjadi satu kesatuan.
“Dari awal tidak ada pintu. Awalnya dijebol kecil, lama-lama menjadi besar. Awalnya tembok enggak ada pintu sama sekali,” ucapnya.
Oleh karena itu, meskipun ditolak warga setempat, Kiai Nur Alam menegaskan akan tetap menembok sekaligus melakukan renovasi masjid miliknya. Ia mengaku sudah mengantongi surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) masjid tersebut.
Penasihat hukum Dewan Kepengurusan Masjid Jami Nurul Islam Koja Misrad menunjukkan lokasi penembokan.
Sejumlah bahan material hingga pengakuan batas lahan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah dipasang. Hal ini dimaksudkan agar dalam renovasi tidak mengambil lahan masjid yang berbatasan langsung di sebelahnya.
"Akan ada pembangunan karena sudah ada IMB resmi. Kemudian kita akan renovasi total. Kalau itu (batas lahan) pasti ditutup, kan tanah orang itu, sejengkal pun saya enggak mau (serobot)," tandasnya.
“Dari awal tidak ada pintu. Awalnya dijebol kecil, lama-lama menjadi besar. Awalnya tembok enggak ada pintu sama sekali,” ucapnya.
Oleh karena itu, meskipun ditolak warga setempat, Kiai Nur Alam menegaskan akan tetap menembok sekaligus melakukan renovasi masjid miliknya. Ia mengaku sudah mengantongi surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) masjid tersebut.
Sejumlah bahan material hingga pengakuan batas lahan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah dipasang. Hal ini dimaksudkan agar dalam renovasi tidak mengambil lahan masjid yang berbatasan langsung di sebelahnya.
"Akan ada pembangunan karena sudah ada IMB resmi. Kemudian kita akan renovasi total. Kalau itu (batas lahan) pasti ditutup, kan tanah orang itu, sejengkal pun saya enggak mau (serobot)," tandasnya.
Lihat Juga :