Permudah Investor Masuk, Nilai Investasi di Jateng Tumbuh Pesat
Jum'at, 17 Maret 2023 - 17:23 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat peletakan batu pertama air separation plant (ASP) pada pengembangan pabrik PT Samator Indo Gas ke-56 di KITB, Batang, Jumat (17/3/2024). Foto/Dok. SINDOnews
BATANG - Nilai investasi di Jateng tahun ini diprediksi terus meningkat seiring berakhirnya pandemi Covid-19 . Contohnya di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), investasi dari para investor, baik swasta maupun BUMN mencapai Rp142 triliun.
Hal itu diungkapkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo usai melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) air separation plant (ASP) pada pengembangan pabrik PT Samator Indo Gas ke-56 di KITB. "Intinya, semakin banyak investasi yang masuk ke sini, maka pertumbuhan ekonomi akan cukup bagus. Pasti kuenya akan terbagi di masyarakat sekitar," ujar Ganjar dalam keterangannya di KITB, Jumat (17/3/2023). Baca juga: Bertemu PM Lee, Jokowi Sebut Investor Singapura Berminat Investasi di IKN
Mantan anggota DPR ini menyebutkan, pintu investasi di Jateng terbuka lebar bagi investor. Seluruh kepala daerah tingkat kabupaten dan kota siap membantu mempermudah investor dalam berinvestasi.
"Berikan yang cepat, yang terbaik, jangan ada pungli, jangan ada korupsi dan sebagainya. Siapkan dirimu dengan baik, masa depan itu direbut, bukan ditunggu karena ini bukan wangsit tapi ikhtiar," ujarnya.
Hal itu diungkapkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo usai melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) air separation plant (ASP) pada pengembangan pabrik PT Samator Indo Gas ke-56 di KITB. "Intinya, semakin banyak investasi yang masuk ke sini, maka pertumbuhan ekonomi akan cukup bagus. Pasti kuenya akan terbagi di masyarakat sekitar," ujar Ganjar dalam keterangannya di KITB, Jumat (17/3/2023). Baca juga: Bertemu PM Lee, Jokowi Sebut Investor Singapura Berminat Investasi di IKN
Mantan anggota DPR ini menyebutkan, pintu investasi di Jateng terbuka lebar bagi investor. Seluruh kepala daerah tingkat kabupaten dan kota siap membantu mempermudah investor dalam berinvestasi.
"Berikan yang cepat, yang terbaik, jangan ada pungli, jangan ada korupsi dan sebagainya. Siapkan dirimu dengan baik, masa depan itu direbut, bukan ditunggu karena ini bukan wangsit tapi ikhtiar," ujarnya.
Lihat Juga :