Para Ahli Perlu Dilibatkan untuk Memberikan Pemahaman Mengenai Orangutan Tapanuli

Selasa, 14 Maret 2023 - 11:07 WIB
Sudah saatnya pakar-pakar orang utan Indonesia lebih dikenal oleh publik dengan keilmuannya melalui publikasi media, sehingga dapat menghindari kesalahpahaman yang bisa berujung pada polemik atau bahkan rekayasa isu lingkungan hidup yang bisa terjadi karena informasi yang kurang tepat dan benar.

Dengan semangat keterbukaan informasi dan keilmuan yang benar, berikut ini adalah daftar para ahli orang utan Indonesia:

1. Didik Prasetyo, PhD.

Didik Prasetyo menerima gelar master dalam biologi konservasi dari Universitas Indonesia pada tahun 2007 dan memulai studi doktoralnya di Rutgers pada tahun 2013 di bawah pengawasan Erin R. Vogel, seorang anggota fakultas dari Program Pascasarjana di bidang Ekologi dan Evolusi dan seorang profesor di Departemen Antropologi dan Pusat Studi Evolusi Manusia.

Dia adalah seorang mahasiswa doktoral Rutgers dalam Program Pascasarjana Ekologi dan Evolusi. Ia telah bekerja dengan orang utan selama 15 tahun. Di masa lalu, Didik telah bekerja dengan beberapa organisasi non-pemerintah di Indonesia dalam konservasi orang utan. Dia sekarang bekerja sama dengan masyarakat di Kalimantan, Asia untuk melindungi habitat orang utan melalui penelitian dan pendidikan lingkungan masyarakat.

Didik ikut menulis penelitian terbaru yang mengkhawatirkan dalam Current Biology - yang ditampilkan di New York Times - tentang perkiraan kehilangan lebih dari 100.000 orang utan Kalimantan antara tahun 1999 dan 2015.

2. Dr. Jito Sugardjito

Dr. Sugardjito adalah seorang ahli ekologi, peneliti di Pusat Energi Berkelanjutan dan Manajemen Sumber Daya (CSERM), dan direktur untuk Kantor Kerjasama Internasional Universitas Nasional, Jakarta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!