Korban Banjir Bandang yang Masih Terisolir Butuh Bantuan Logistik
Kamis, 16 Juli 2020 - 15:11 WIB
Koordinator Relawan Kecamatan Bua, Sarwal Ichal, mengatakan bantuan yang sangat mendesak bagi para pengungsi adalah beras, peralatan dapur seperti gas, kompor, ikan kaleng, mie instan.
"Alhamdulillah, kami sendiri setiap jalan membawa bantuan makanan. Untuk bantuan pakaian dewasa saya rasa cukup, yang paling sulit adalah pakaian untuk balita, pokok, susu," ujarnya.
"Mereka sangat membutuhkan pakaian dalam pria dan wanita, mukenah, sarung, tenda, obat-obatan termasuk minyak angin. Warga pengungsian juga kesulitan air bersih untuk mandi dan buang air. Di beberapa tempat juga listrik belum menyala dan jaringan komunikasi masih terputus," ujarnya.
Disebutkan Sareal Ichal, salah satunya adalah wilayah Pongo Kecamatan Sabbang. Di wilayah ini kaum pria memilih kembali ke rumah mereka sementara para wanita tetap bertahan di camp atau tenda pengungsian.
"Kami tanya kenapa, mereka khawatir adanya penjarahan sehingga para pria kembali ke rumah mereka sambil membersihkan bekas pasir dan lumpur. Kami laporkan lumpur di Pongo masih menggenangi rumah warga dan jalan," sebutnya.
"Alhamdulillah, kami sendiri setiap jalan membawa bantuan makanan. Untuk bantuan pakaian dewasa saya rasa cukup, yang paling sulit adalah pakaian untuk balita, pokok, susu," ujarnya.
"Mereka sangat membutuhkan pakaian dalam pria dan wanita, mukenah, sarung, tenda, obat-obatan termasuk minyak angin. Warga pengungsian juga kesulitan air bersih untuk mandi dan buang air. Di beberapa tempat juga listrik belum menyala dan jaringan komunikasi masih terputus," ujarnya.
Disebutkan Sareal Ichal, salah satunya adalah wilayah Pongo Kecamatan Sabbang. Di wilayah ini kaum pria memilih kembali ke rumah mereka sementara para wanita tetap bertahan di camp atau tenda pengungsian.
"Kami tanya kenapa, mereka khawatir adanya penjarahan sehingga para pria kembali ke rumah mereka sambil membersihkan bekas pasir dan lumpur. Kami laporkan lumpur di Pongo masih menggenangi rumah warga dan jalan," sebutnya.
Lihat Juga :