ASN di Bulukumba Tewas di Tangan Sopirnya Karena Tak Digaji 2 Tahun
Kamis, 16 Juli 2020 - 15:00 WIB
“Masih sepi karena masih subuh kejadian,” katanya yang enggan namanya disebutkan.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Berry Juana Putra mengatakan, jika dari hasil pemeriksaan sementara korban awalnya menemani istrinya belanja ke Pasar Cekkeng Kasuara. Setelah belanja korban yang hendak pulang tiba-tiba didatangi pelaku dari arah belakang dan menariknya. Korbanpun dianiayah menggunakan sebilah parang.
“Pelaku menganiaya korban dengan menggunakan senjata tajam jenis parang dengan cara membabi buta menyebabkan korban tewas di RSUD Andi Sultan Daeng Raja beberapa jam usai menjalani perawatan di medis,” Kata Bery kepada awak media, Kamis, (16/07/2020).
Menurut mantan kasat Narkoba Polres Pinrang ini, korban mengalami luka robek pada bagian kepala, punggung, tangan kanan akibat sayatan senjata tajam oleh pelaku.
“Korban meninggal di Rumah Sakit. Ada beberapa luka sayatan dibadan korban, barang bukti berupa parang dan badiknya sudah kita amankan,” beber Bery.
Bery mengatakan, jika pelaku melakukan aksinya tersebut lantaran sakit hati dengan korban. Dimana pelaku mengaku membunuh korban karena sakit hati sudah dua tahun gajinya sebagai sopir korban tidak dibayarkan.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Berry Juana Putra mengatakan, jika dari hasil pemeriksaan sementara korban awalnya menemani istrinya belanja ke Pasar Cekkeng Kasuara. Setelah belanja korban yang hendak pulang tiba-tiba didatangi pelaku dari arah belakang dan menariknya. Korbanpun dianiayah menggunakan sebilah parang.
“Pelaku menganiaya korban dengan menggunakan senjata tajam jenis parang dengan cara membabi buta menyebabkan korban tewas di RSUD Andi Sultan Daeng Raja beberapa jam usai menjalani perawatan di medis,” Kata Bery kepada awak media, Kamis, (16/07/2020).
Menurut mantan kasat Narkoba Polres Pinrang ini, korban mengalami luka robek pada bagian kepala, punggung, tangan kanan akibat sayatan senjata tajam oleh pelaku.
“Korban meninggal di Rumah Sakit. Ada beberapa luka sayatan dibadan korban, barang bukti berupa parang dan badiknya sudah kita amankan,” beber Bery.
Bery mengatakan, jika pelaku melakukan aksinya tersebut lantaran sakit hati dengan korban. Dimana pelaku mengaku membunuh korban karena sakit hati sudah dua tahun gajinya sebagai sopir korban tidak dibayarkan.
Lihat Juga :