Selalu Digambarkan Bertelanjang Dada, Ternyata Ken Dedes Tak Pernah Mengumbar Payudara

Jum'at, 17 Februari 2023 - 08:49 WIB
Dedes yang masih remaja membuat Tunggul Ametung sang akuwu Tumapel terpikat secara membabi buta. Diculiknya Ken Dedes sekaligus dinikahinya paksa.

Tahu anaknya diperlakukan tidak senonoh, Mpu Purwa meradang. Ia melontarkan kutukan, bahwa kelak penculik anaknya akan mati tertikam keris. Kutukan itu betul-betul menemukan jalannya.

Ken Arok yang terpikat dengan Ken Dedes menikam Tunggul Ametung dengan sebilah keris Mpu Gandring hingga tewas. Berangkat dari seorang akuwu, Ken Arok membangun karir politiknya menjadi Raja Singasari.

Dari perkawinannya dengan Tunggul Ametung, Ken Dedes dikaruniai putra bernama Anusapati. Kemudian dari Ken Arok, Ken Dedes memiliki sejumlah anak, yakni di antaranya Mahesa Wongateleng, Panji Saprang, Agnibhaya dan Dewi Rimbu.

Sebagai bangasawan Ken Dedes mengenakan busana yang sedikit berbeda dengan rakyat kebanyakan. Selain dada tertutup kain transparan, bagian bawah Ken Dedes juga berbalut kain yang dinamakan jarik atau sewek.

Sementara rakyat pada umumnya saat itu bertelanjang dada, termasuk perempuan. Bahkan kaum laki-laki mengenakan kain hanya untuk menutup bagian kemaluan.

Pemakaian penutup badan pada rakyat jelata berlangsung mulai masuknya Islam sekitar abad ke-13 Masehi. Hal itu terkait dengan aturan aurat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!