Lies F Nurdin Gagas Webinar Peringatan Hari Kanker
Rabu, 15 Juli 2020 - 22:19 WIB
Sebagai Ketua YKI sekaligus penggagas webinar ini, Lies sangat antusias dengan penyelenggaraan kegiatan yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang jenis kanker kepala leher.
Webinar ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat dan mereka mengetahui lebih jelas tanda-tanda dini jenis kanker ini. Lies F Nurdin juga akan memaksimalkan edukasi tentang kanker dengan memanfatkaan platform baik media sosial maupun media mainstream.
Sebagai gambaran singkat, Dr dr Nani I Djufri, dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, karsinoma nasofaring merupakan jenis kanker yang tumbuh di rongga belakang hidung dan belakang langit-langit rongga mulut (fossa rosenmuller).
Berdasarkan data Global Cancer Observatory, angka kejadian karsinoma nasofaring lebih banyak terjadi pada laki-laki dibanding perempuan, yaitu 53,43% pada laki-laki dan 46,57% pada perempuan. Karsinoma nasofaring terutama ditemukan pada usia produktif, 60% pasien berusia antara 25 hingga 60 tahun.
"Penyebab karsinoma nasofaring melibatkan tiga faktor utama, yaitu infeksi epstein-barr virus (EBV), kerentanan genetik, dan faktor lingkungan," jelas dr Nani.
Webinar ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat dan mereka mengetahui lebih jelas tanda-tanda dini jenis kanker ini. Lies F Nurdin juga akan memaksimalkan edukasi tentang kanker dengan memanfatkaan platform baik media sosial maupun media mainstream.
Sebagai gambaran singkat, Dr dr Nani I Djufri, dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, karsinoma nasofaring merupakan jenis kanker yang tumbuh di rongga belakang hidung dan belakang langit-langit rongga mulut (fossa rosenmuller).
Berdasarkan data Global Cancer Observatory, angka kejadian karsinoma nasofaring lebih banyak terjadi pada laki-laki dibanding perempuan, yaitu 53,43% pada laki-laki dan 46,57% pada perempuan. Karsinoma nasofaring terutama ditemukan pada usia produktif, 60% pasien berusia antara 25 hingga 60 tahun.
"Penyebab karsinoma nasofaring melibatkan tiga faktor utama, yaitu infeksi epstein-barr virus (EBV), kerentanan genetik, dan faktor lingkungan," jelas dr Nani.
Lihat Juga :