Khofifah Ajak Pendamping PKH Plus Tingkatkan Intervensi pada Keluarga Rentan
Sabtu, 11 Februari 2023 - 10:21 WIB
Dia meminta sinergitas dari semua pihak untuk menjaga agar para lansia tetap terlindungi dan sejahtera. "Kami juga berharap, pengabdian pendamping PKH akan menjadi ladang amal jariyah," terangnya.
Kepala Dinsos Jatim, Alwi mengatakan bahwa program PKH Plus merupakan program orisinal yang berasal dari Pemprov Jatim yang telah banyak mengintervensi permasalahan sosial ekonomi masyarakat. Sehingga, peningkatan kualitas pendampingnya harus diutamakan.
"Ini adalah program spesial Ibu Gubernur Khofifah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat bawah, yakni para kaum lansia kurang mampu. Tanpa adanya dedikasi dari para relawan dan dari para pendamping, mustahil program ini bisa tepat sasaran," ujarnya.
Dirinya juga menjelaskan, awalnya program ini menargetkan 50.000 orang. Hanya saja, pada 2023, kuota telah ditambahkan menjadi 55.000. Per-KPM nantinya akan diberikan tunjangan Rp2 juta untuk satu tahun. "Yang mana, penyerahannya dilakukan sebanyak empat kali dengan angka Rp500.000 per triwulan," katanya.
Kepala Dinsos Jatim, Alwi mengatakan bahwa program PKH Plus merupakan program orisinal yang berasal dari Pemprov Jatim yang telah banyak mengintervensi permasalahan sosial ekonomi masyarakat. Sehingga, peningkatan kualitas pendampingnya harus diutamakan.
"Ini adalah program spesial Ibu Gubernur Khofifah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat bawah, yakni para kaum lansia kurang mampu. Tanpa adanya dedikasi dari para relawan dan dari para pendamping, mustahil program ini bisa tepat sasaran," ujarnya.
Dirinya juga menjelaskan, awalnya program ini menargetkan 50.000 orang. Hanya saja, pada 2023, kuota telah ditambahkan menjadi 55.000. Per-KPM nantinya akan diberikan tunjangan Rp2 juta untuk satu tahun. "Yang mana, penyerahannya dilakukan sebanyak empat kali dengan angka Rp500.000 per triwulan," katanya.
(msd)
Lihat Juga :