Kesal Sering Dipalaki, Pelajar SMK Tikam Teman Sebangku hingga Tewas
Kamis, 09 Februari 2023 - 17:01 WIB
DM seorang siswa SMK Bina Jaya Palembang tega menikam Eka, teman sebangkunya di kelas 11. Korban ditikam saat masuk sekolah, Kamis (9/2/2023) siang hari. Saat ini pelaku sudah diamankan polisi. Foto SINDOnews
PALEMBANG - DM seorang siswa SMK Bina Jaya Palembang tega menikam Eka, teman sebangkunya di kelas 11. Korban ditikam saat masuk sekolah, Kamis (9/2/2023) siang hari. Saat ini pelaku sudah diamankan polisi setempat.
Kapolsek Kertapati, AKP Alfredo Hidayat mengatakan, pihaknya menangkap DM usai kabur ke daerah Sembawa, Kabupaten Banyuasin. "Tersangka ini hendak kabur ke Lubuklinggau. Usai kejadian di sekolah. Dia pergi ke Talang Jambe kemudian memesan tiket untuk berangkat ke Lubuklinggau,” kata Alfredo.
Tersangka diamankan Polsek Kertapati dan dibawa ke Polrestabes Palembang sekitar pukul 16:30 WIB saat di Talang Jambe usai kabur dari lokasi kejadian. Baca juga: Duel 1 vs 2, Ketua Keamanan Pasar Inpres Lubuklinggau Terkapar Kena Tikam
Dari keterangan tersangka, motif penikaman hingga korban meninggal dunia itu lantaran korban sering memalak dan mem-bully pelaku.
"Kurang lebih 3 bulan ini tersangka sering di-bully dan dipalak oleh korban. Dari situ pelaku sakit hati dan akhirnya nekat melakukan hal tersebut," katanya.
AKP Alfredo juga mengungkapkan kejadian tersebut terjadi di ruang kelas korban dan tersangka. Korban dan tersangka teman sekelas dan duduk di bangku kelas 11 SMA. "Kejadiannya di dalam kelas, pas siswa baru mau masuk kelas,” katanya.
Kapolsek Kertapati, AKP Alfredo Hidayat mengatakan, pihaknya menangkap DM usai kabur ke daerah Sembawa, Kabupaten Banyuasin. "Tersangka ini hendak kabur ke Lubuklinggau. Usai kejadian di sekolah. Dia pergi ke Talang Jambe kemudian memesan tiket untuk berangkat ke Lubuklinggau,” kata Alfredo.
Tersangka diamankan Polsek Kertapati dan dibawa ke Polrestabes Palembang sekitar pukul 16:30 WIB saat di Talang Jambe usai kabur dari lokasi kejadian. Baca juga: Duel 1 vs 2, Ketua Keamanan Pasar Inpres Lubuklinggau Terkapar Kena Tikam
Dari keterangan tersangka, motif penikaman hingga korban meninggal dunia itu lantaran korban sering memalak dan mem-bully pelaku.
"Kurang lebih 3 bulan ini tersangka sering di-bully dan dipalak oleh korban. Dari situ pelaku sakit hati dan akhirnya nekat melakukan hal tersebut," katanya.
AKP Alfredo juga mengungkapkan kejadian tersebut terjadi di ruang kelas korban dan tersangka. Korban dan tersangka teman sekelas dan duduk di bangku kelas 11 SMA. "Kejadiannya di dalam kelas, pas siswa baru mau masuk kelas,” katanya.
Lihat Juga :