Polres Malang Fasilitasi Pembuatan SIM Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan
Sabtu, 04 Februari 2023 - 20:47 WIB
Polres Malang dan jajaran memfasilitasi keluarga korban tragedi Kanjuruhan mendapatkan bimbingan serta pendidikan lalu lintas untuk memperoleh SIM. Foto/Dok. SINDOnews
MALANG - Berbagai langkah dilakukan Polres Malang dan jajaran untuk memberikan perhatian dan dukungan kepada keluarga korban tragedi Kanjuruhan. Salah satunya memfasilitasi keluarga korban mendapatkan bimbingan serta pendidikan lalu lintas untuk memperoleh Surat Izin Mengemudi (SIM).
Kasat Lantas Polres Malang AKP Agnis Juwita Manurung mengatakan, sebanyak 25 orang keluarga korban tragedi Kanjuruhan datang ke Satpas Polres Malang. "Atas inisiasi Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana, 25 orang tersebut mendapatkan arahan serta bimbingan dalam hal Pembuatan SIM baru baik roda dua maupun roda empat, dengan dibantu oleh Baur SIM Satlantas Polres Malang Aiptu Herman," kata Agnis dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/2/2023).
Agnis menuturkan, para keluarga korban tragedi Kanjuruhan tersebut diarahkan petugas. Mulai dari pengisian formulir, bimbingan pelaksanaan tes teori baik roda dua maupun roda empat langsung menggunakan sistem Avis, serta secara online melalui gawai masing-masing yang dapat di akses melalui Barcode yang banyak terpampang di area Satpas.
"Dalam setiap materi soal para petugas pelayanan khusus yang telah tersertifikasi BNSP tersebut memberikan pendampingan yang maksimal, setelah para keluarga korban Kanjuruhan tersebut lulus uji teori, mereka diarahkan untuk menuju lapangan uji praktik dengan sistem e-drive," ujarnya.
Kasat Lantas Polres Malang AKP Agnis Juwita Manurung mengatakan, sebanyak 25 orang keluarga korban tragedi Kanjuruhan datang ke Satpas Polres Malang. "Atas inisiasi Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana, 25 orang tersebut mendapatkan arahan serta bimbingan dalam hal Pembuatan SIM baru baik roda dua maupun roda empat, dengan dibantu oleh Baur SIM Satlantas Polres Malang Aiptu Herman," kata Agnis dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/2/2023).
Agnis menuturkan, para keluarga korban tragedi Kanjuruhan tersebut diarahkan petugas. Mulai dari pengisian formulir, bimbingan pelaksanaan tes teori baik roda dua maupun roda empat langsung menggunakan sistem Avis, serta secara online melalui gawai masing-masing yang dapat di akses melalui Barcode yang banyak terpampang di area Satpas.
"Dalam setiap materi soal para petugas pelayanan khusus yang telah tersertifikasi BNSP tersebut memberikan pendampingan yang maksimal, setelah para keluarga korban Kanjuruhan tersebut lulus uji teori, mereka diarahkan untuk menuju lapangan uji praktik dengan sistem e-drive," ujarnya.
Lihat Juga :