Residivis, Begal Motor Sadis Bersenpira Dibekuk

Sabtu, 09 Mei 2015 - 11:48 WIB
Residivis, Begal Motor...
Residivis, Begal Motor Sadis Bersenpira Dibekuk
A A A
MUARABELITI - Heri alias Aril, 29, warga Desa Manaresmi, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas (Mura) di tangkap aparat Timsus Satreskrim Polres Mura di rumahnya, Kamis (7/5) sekitar pukul 22.00 WIB.

Tersangka merupakan salah seorang komplotan begal sepeda motor yang masuk da lam pencarian orang (DPO) Polres Mura selama ini. Sedangkan teman ter sang ka berinisial JUN masih di la ku kan pengejaran. Ditangan tersangka petugas mengamankan satu unit sepeda motor Honda Astrea Grand tanpa nomor polisi (nopol).

Informasi dihimpun KORAN SINDO PALEMBANG, kemarin. Aksi perampokan sepeda motor yang dilakoni tersangka Heri terjadi pada bulan April 2015 dengan korban Sumawan,40, warga Desa Suban Jaya, Keca matan Tuah Negeri. Saat itu korban hendak pulang ke rumahnya ketika melintas di Jalan Poros Desa Suban Jaya, Kecamatan Tuah Negeri. Kemudian Tersangka Heri bersama rekannya JUN menghadang korbannya.

Saat di sergap korban dipukul tersangka dengan senjata api rakitan(senpira) jenis kecepek sehingga terjatuh. Saat melakukan perlawanan korban langsung ditodongkan senpira. Akhirnya korban menye rahkan sepeda motor.

Kapolres Mura, AKBP Nurhadi Handayani didampingi Kasat Reskrim, AKP Satria Dwi Dharma mengatakan, tersangka merupakan residivis pencurian sepeda motor tahun 2010 dan menjalani hukuman di Lem baga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA. Setiap melancarkan aksinya tersangka menggunakan senpira jenis kecepek dan tidak segan-segan melukai korbannya.

Diduga tersangka terlibat kas us curas lainnya dan sedang dilakukan penyidikan lebih lanjut. “Kita tidak tolerir aksi curas, curat dan curanmor. Tin dakan tegas diambil pihaknya ter hadap aksi kejahatan terse but,” tegasnya.

Tersangka Heri saat diinterogasi petugas mengakui per buatannya mengambil motor korbannya di tengah jalan.“Aku hentikan motornyo pak. Aku pukul dan todong pakai kecepek. Lalu aku kabur,” kata Heri. Dia menambahkan, sepeda motor hasil curian digunakan untuk aktivitas menjadi kuli sadap karet di kebun. Bahkan motor tersebut sudah dibongkar habis agar tidak diketahui polisi dan korban.

Hengky chandra agoes
(ftr)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
25 menit yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
50 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
1 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
2 jam yang lalu
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
3 jam yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
3 jam yang lalu
Infografis
Pengendara Motor 250...
Pengendara Motor 250 hingga 500 cc Wajib Miliki SIM C1
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved