Lahan Abadi Sulit Dijaga

Sabtu, 09 Mei 2015 - 11:41 WIB
Lahan Abadi Sulit Dijaga
Lahan Abadi Sulit Dijaga
A A A
BANTUL - Pemkab Bantul mengaku masih kesulitan mempertegas lahan abadi seluas 13.000 hektare (ha) di wilayahnya. Selain belum ada aturan jelas, hak milik pribadi menjadi kendala dalam menegakkan aturan lahan abadi.

Pemkab beralasan, pemerintah belum bisa memberikan janji ganti rugi terkait lahan pribadi yang masuk lahan abadi. Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Riyantono mengakui sampai saat ini titik-titik dari lahan abadi juga belum bisa dipastikan daerah yang akan digunakan. Sebab peraturan daerah (perda) turunan yang mengatur lahan abadi belum juga selesai disusun.

Meski pemkab mengklaim segera menyelesaikannya, tapi ketika ditanya kapan tuntasnya, Riyantono menjawab belum tahu. “Pokoknya secepatnya,” katanya singkat saat melakukan gerakan tanam padi serempak Tajarwo di Bulak Kadisoro, Kecamatan Pandak, kemarin. Salah satu yang menjadi ganjalan tersebut adalah pemerintah belum bisa menjanjikan ganti rugi yang harus diberikan kepada pemilik tanah lahan abadi.

Aturan tukar guling tanah untuk lahan abadi juga masih digodok dan diperdebatkan. “Lha kalau nanti sudah ditetapkan lahan abadi tapi akhirnya ahli waris terdesak kebutuhan ekonomi dan ingin menjual tanahnya? Pemerintah tidak bisa melarang hal tersebut,” tuturnya.

Bupati Bantul Sri Suryawidati mengatakan, pihaknya telah mendapatkan limpahan aturan tentang lahan abadi di Bantul seluas 13.000 ha dari Pemda DIY. Lahan abadi ini diperlukan untuk mempertahankan produktivitas tanaman pangan demi swasembada pangan di kabupaten ini. Tahun ini, pihaknya menargetkan panen sebesar 203.133 ton gabah kering giling dengan luas tanam 32.870 ha.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertahut) Kabupaten Bantul Partogi Dame Pakpahan mengklaim, lahan abadi seluas 13.000 hektare tersebut sudah ada dan sudah dipilih. Hanya memang belum ada kekuatan hukum karena belum di-perdakan. “Petak-petaknya sudah ada,” tandasnya.

Erfanto linangkung
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Gempa 5,6 Magnitudo...
Gempa 5,6 Magnitudo Guncang Pulau DOI Maluku Utara Siang Ini
41 menit yang lalu
Prosesi Injak Kepala...
Prosesi Injak Kepala Kerbau Dikaitkan dengan Banteng, Ini Jawaban Jokowi
1 jam yang lalu
Tenun Sumba Tampil di...
Tenun Sumba Tampil di Panggung Dunia lewat Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza
1 jam yang lalu
Puluhan Pendukung Roy...
Puluhan Pendukung Roy Suryo Hadiri Sidang Putusan Praperadilan di PN Jaksel
1 jam yang lalu
Pramono: Terowongan...
Pramono: Terowongan Plaza Senayan-Senayan City, Urai Macet dan Bisa Jadi Sentra UMKM
2 jam yang lalu
Guest House Makiyyah...
Guest House Makiyyah 2 Pangandaran Dibuka, Perkuat Layanan untuk Jemaah Haji-Umrah
3 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Tekanan Darah...
Penyebab Tekanan Darah Sulit Turun Meskipun Sudah Konsumsi Obat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved