Dalam Agama Islam, Perempuan Boleh Menjadi Raja

Jum'at, 08 Mei 2015 - 08:18 WIB
Dalam Agama Islam, Perempuan...
Dalam Agama Islam, Perempuan Boleh Menjadi Raja
A A A
YOGYAKARTA - Tokoh masyarakat yang juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama KH Abdul Muhaimin menyatakan, ajaran agama Islam tidak melarang perempuan menjadi pemimpin. Bahkan, ajaran Islam mengharuskan perempuan untuk bisa memimpin.

"Zaman Nabi Sulaiman ada Ratu Bilqis, itu perempuan yang memimpin. Islam tidak mempermasalahkan perempuan untuk jadi pemimpin," katanya, saat berbincang dengan wartawan, kemarin.

Ditambahkan dia, ajaran-ajaran Islam tidak pernah mempermasalahkan perempuan untuk menjadi pemimpin. Namun, perempuan itu harus memiliki syarat-syarat tertentu, kapabilatas, integritas, hingga kemampuan lebih.

Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ummahat di Kotagede Yogyakarta itu menjelaskan, kedudukan kaum perempuan dan laki-laki di mata Allah SWT adalah sama. Untuk itulah, agama Islam sangat menghormati kaum perempuan.

"Hadist Nabi itu kan bilang hormatilah ibumu sampai tiga kali, baru yang keempat bapakmu. Itu artinya, Islam sangat menghormati perempuan," jelasnya.

Seperti diketahui, Raja Keraton Yogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X mengeluarkan sabda raja kedua yang berisi perubahan nama GKR Pembayun menjadi GKR Mangkubumi Hamemayu Hayuning Bawano Langgeng Ing Mataram.

Banyak yang menafsirkan, penggantian nama putri Sultan HB X itu menjadi GKR Mangkubumi itu merupakan penobatan putri mahkota atau calon penerus takhta Keraton Yogyakarta Hadiningrat. Hal inilah yang menjadi polemik.

Hingga kini, polemik yang bergulir adalah pantas atau tidaknya seorang perempuan menjadi Raja Yogyakarta yang dalam sejarahnya tidak pernah dipimpin oleh seorang perempuan.

Baca juga:
Keluarkan Sabdaraja Pertama, Sultan Ganti Nama?
GKR Pembayun Dinobatkan sebagai Putri Mahkota?
Ini Nama Lengkap GKR Mangkubumi
Sri Sultan Tidak Lagi Diakui sebagai Gubernur dan Ngarso Dalem
(san)
Berita Terkait
Tanah Sultan Ground...
Tanah Sultan Ground Tidak Dilepas untuk Jalan Tol, Keraton Yogyakarta Terbitkan Palilah
Sejarah dan Asal-usul...
Sejarah dan Asal-usul Kesultanan Yogyakarta
Alun-Alun Utara Keraton...
Alun-Alun Utara Keraton Yogyakarta Bakal Dipagari, Ini Alasannya
Keseriusan Pemerintah...
Keseriusan Pemerintah Jaga Cagar Budaya Dipertanyakan
Penutupan Sementara...
Penutupan Sementara Wisata Milik Keraton Yogyakarta
Sri Sultan Hamengkubuwono...
Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) II Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
10 jam yang lalu
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
11 jam yang lalu
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
16 jam yang lalu
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
18 jam yang lalu
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
19 jam yang lalu
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
21 jam yang lalu
Infografis
Disegani Dunia, Ini...
Disegani Dunia, Ini 4 Peran Erdogan dalam Kebangkitan Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved