43 Lukisan Pointilisme Pukau Pengunjung

Kamis, 07 Mei 2015 - 10:28 WIB
43 Lukisan Pointilisme...
43 Lukisan Pointilisme Pukau Pengunjung
A A A
SURABAYA - Setiap pelukis mempunyai teknik sendiri-sendiri dalam berkarya. Demikian juga dengan Rijaman yang memilih menekuni dan mengembangkan teknik pointilisme sejak 1978.

Teknik pointilisme adalah teknik melukis menggunakan titik-titik kecil dengan media berupa cak minyak maupun akrilik. Teknik ini memang tidak semudah menggoreskan kuas seperti pada umumnya. Sebab, teknik ini harus bisa membentuk objek dengan titiktitik yang disatukan sehingga daya imajinasi juga diperlukan. Nah , kemarin sebanyak 43 lukisan karya Rijaman dengan teknik pointilisme tersebut dipamerkan di Tunjungan Plaza (TP) II Lantai 3 dan akan berakhir 31 Mei mendatang.

Pameran tunggal ini bertema Pesona 3B (Bali, Bromo, Borobudur). Menurut Rijaman, tema ini dipilih karena ketiganya merupakan tempat wisata yang cukup populer. Bahkan, Borobudur sendiri menjadi salah satu keajaiban dunia sehingga banyak turis asing yang datang ke pusat wisata satu ini.

”Orang kadang malah gak kenal Indonesia tapi kalau disebut Bali, Bromo, Borobudur tahu. Makanya lewat lukisan ini saya ingin menyampaikan ini adalah Indonesia. Bali masih masuk Indonesia, selain itu supaya masyarakat yang datang ke Bali juga bisa mampir ke lokasi wisata lain misal Bromo atau Borobudur,” ujar pelukis berusia 59 tahun itu.

Berbagai lukisan tiga tempat pariwisata tersebut diaplikasikan dalam beberapa objek seperti perempuan Bali yang sedang beraktivitas, gambar pegunungan dan masih banyak lagi. Keunikan gaya melukis Rijaman, selain tekniknya juga menggunakan aliran ekspresionis yang melibatkan curahan batin untuk menuangkan ide secara bebas.

Di Indonesia, aliran lukisan jenis ini pertama kali dikenalkan oleh Maestro pelukis Affandi. Tantangan Rijaman saat melukis dengan teknik pointilisme yaitu ketika menggabungkan antar titik dan tidak bisa dikerjakan dalam waktu singkat. Rata- rata untuk satu hasil lukisan biasanya membutuhkan waktu sekitar satu minggu.

Pameran ini digelar untuk menyambut HUT Kota Surabaya ke-722 sekaligus comeback exhibition dari Rijaman yang menjadi satu-satunya pelukis teknik pointilisme dari Surabaya. Selama ini memang tidak banyak pelukis yang berani menekuni teknik pointilisme. Sampai saat ini, di Indonesia yang total menekuni dunia seni rupa dengan teknik pointilisme hanya Rijaman dan Keo Budi Harijanto dari Malang.

”Saya tertarik menekuni teknik pointilisme ini karena unik ya. Saat dilihat dari jarak yang agak jauh akan terlihat secara natural, tapi kalau didekati akan terlihat kasar bahan agak kabur,” tandasnya sambil menunjukkan salah satu hasil lukisannya.

Pria yang sudah 18 kali menggelar pameran tunggal ini menambahkan, sebelum memilih aliran ekspresionis seperti saat ini ia melukis dengan aliran naturalis. Namun pada suatu hari tanpa sadar saat melukis lambat laun berpindah ke aliran ekspresionis hingga sekarang.

Mamik wijayanti
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
MNC Peduli Salurkan...
MNC Peduli Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Kemayoran
8 jam yang lalu
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
8 jam yang lalu
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Saksi Sebut SK Plt Maluku Cacat Hukum
9 jam yang lalu
PNM Komitmen Hadirkan...
PNM Komitmen Hadirkan Layanan Berlandaskan Keadilan Sosial
10 jam yang lalu
Rano Karno Apresiasi...
Rano Karno Apresiasi Perbaikan Saluran Air di Lenteng Agung Kelar 5 Hari, Jalan Arah Depok Bisa Dilalui
12 jam yang lalu
Sengketa Satuan Pendidikan...
Sengketa Satuan Pendidikan Tuntas, UIN Jakarta: Proses Integrasi Disepakati Bersama
13 jam yang lalu
Infografis
Pengunjung Pulau Komodo...
Pengunjung Pulau Komodo Wajib Bayar Biaya Konservasi Rp3,75 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved