Pasien RSUD Djasamen Saragih Terlantar

Selasa, 05 Mei 2015 - 11:03 WIB
Pasien RSUD Djasamen...
Pasien RSUD Djasamen Saragih Terlantar
A A A
PEMATANGSIANTAR - Pasien rawat inap dan rawat jalan di RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar terlantar akibat seluruh dokter dan perawat mogok kerja, kemarin. Mereka menuntut pembayaran jasa medis selama tiga tahun terakhir yang belum dibayar.

Terhitung sejak 2013 hingga 2015, jasa medis mereka belum dipenuhi manajemen rumah sakit. Jika ditotal, jumlah tagihan mencapai Rp20 miliar. Seorang keluarga pasien, Rani, 32, warga Kecamatan Tanah Jawa, mengatakan, sejak pagi orang tuanya mau berobat karena menderita pernapasan, belum ditangani dokter ataupun perawat.

“ Sejak pagi tadi, belum ada dokter dan perawat yang menangani bapak saya. Padahal, saya datang dari Kecamatan Tanah Jawa. Entah kenapa para pegawai mogok kerja semuanya, sehingga pasien dibiarkan terlantar,” kata Rani. Sementara sebelum aksi dilakukan, para dokter dan perawat men-sweeping ke seluruh ruang perawatan untuk memastikan tidak satu pun tenaga medis yang melaksanakan tugasnya hari itu.

Koordinator aksi para tenaga medis RSUD Djasamen Saragih, Reinhard Hutahaen, mendesak wali kota Pematangsiantar mencopot Dirut RSUD, Ria Telambanua. Dia dianggap paling bertanggung jawab karena tidak mampu membayarkan tunjangan jasa medis para perawat dan dokter. “Jika tunjangan tenaga medis tidak dibayarkan pihak rumah sakit, kami akan terus melakukan aksi mogok kerja sampai tuntutan kami dipenuhi. Sebab, para dokter dan perawat sudah cukup bersabar selama ini,” ujar Reinhard.

Para dokter dan tenaga medis, tandas Reinhard, juga mendesak Wali Kota Pematangsiantar, Hulman Sitorus, mengevaluasi kinerja Ria yang kinerjanya dinilai tidak memuaskan. Akibat aksi mogok tersebut, ratusan pasien rumah sakit menjadi terlantar. Tidak satu pun dokter dan perawat yang melakukan tugasnya. Para keluarga pasien menyesalkan aksi mogok tersebut, karena membahayakan keselamatan pasien.

Para dokter dan tenaga medis juga melanjutkan aksinya di Kantor DPRD Pematangsiantar dan diterima Ketua DPRD, Eliakim Simanjuntak. Dia berjanji membantu penyelesaian tuntutan para petugas medis RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar.

Sementara itu, pihak RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar termasuk Dirut Ria N Telambanua tidak bersedia memberikan penjelasan penyebab tidak dibayarkan tunjangan jasa tenaga medis selama tiga tahun. “Ibu dirut dan wakil direktur tidak berada di tempat saat ini.” ujar seorang petugas satpam di depan ruang direksi.

Ricky hutapea
(ftr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
Kabanjahe Karo Sumatera...
Kabanjahe Karo Sumatera Utara Diguncang Gempa M4,7
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
11 jam yang lalu
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
12 jam yang lalu
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
17 jam yang lalu
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
19 jam yang lalu
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
20 jam yang lalu
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
22 jam yang lalu
Infografis
Rumah Sakit Al-Awdeh...
Rumah Sakit Al-Awdeh akan Dibom, Pasien Dipindah ke RS Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved