Warga Urunan Bangun Jembatan Darurat Sarigono

Selasa, 05 Mei 2015 - 10:39 WIB
Warga Urunan Bangun...
Warga Urunan Bangun Jembatan Darurat Sarigono
A A A
KULONPROGO - Tak ingin roda perekonomian desa terganggu, Warga Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kulonprogo akhirnya bergotong royong membuat jembatan darurat dari bambu.

Jembatan yang menghubungkan Sarigono–Separang di Pagerharjo, Samigaluh ini menggunakan dana hasil swadaya warga yang telah terkumpul Rp21 juta. Jembatan darurat dibangun di sisi utara jembatan yang ambruk. Menggunakan bambu dan balok, sejak Sabtu (2/5) lalu warga melakukan kerja bakti. Sebab jembatan ini dianggap cukup vitaldan menghubungkan warga di tiga pedukuhan yaitu Jobolawang, Sarigono, dan Separang.

“Pembangunan ini inisiatif warga, setelah Jembatan Sarigono ambruk,” ungkap Sekdes Pagerharjo Sugiarto, kemarin. Warga berharap, adanya jembatan darurat ini bisa menghidupkan ekonomi warga. Pasca- ambruk warga harus menyeberangi sungai, atau memutar hingga beberapa kilometer. Setiap harinya ada puluhan warga yang kerja bakti secara sukarela. “Warga ingin segera dibangun jembatan permanen,” katanya.

Kabid Bina Marga DPU Kulonprogo Gusdi Hartono mengatakan, musibah bencana alam telah merusak tiga jembatan di Kulonprogo. Selain Jembatan Sarigono, juga Jembatan Kadigunung dan Clumprit di wilayah Kokap ambruk. Hanya sampai saat ini belum ada kepastian rencana pembangunan ketiga jembatan itu. “Rapat antara PU, BPBD, dan dinas terkait sudah dilakukan kami juga sarankan segera dibangun jembatan permanen atau darurat,” katanya.

Hingga saat ini, masih masa tanggap darurat bencana. Artinya, kewenangan ada di BPBD danDPUmasihmenunggu koordinasi lebih lanjut. Sebagai dinas teknis, DPU baru melakukan cek dan analisis dan melakukan perhitungan. “Kalau dananya siap, kami siap membangun permanen,” tutur Gusdi.

Dari perhitungan awal, pembangunan permanen Jembatan Sarigono membutuhkan anggaran hingga Rp2 miliar, Jembatan Clumprit Rp700 juta, dan Jembatan Kadigunung membutuhkan Rp3 miliar. Jika dibangun darurat, hanya butuh Rp300 juta setiap jembatannya.

Kepala BPBD Kulonprogo Untung Waluyo mengatakan, perbaikan tiga jembatan tersebut sebenarnya memang mendesak. Namun sampai saat ini BPBD Kulonprogo masih harus berkoordinasi dengan DIY, apakah akan membangun secara permanen atau darurat. “Kalau mengandalkan APBD Kulonprogo tidak mampu,” sebutnya.

Pembangunan jembatan darurat Sarigono ini sempat ditinjau Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo dan Ketua DPRD Akhid Nuryati. Keduanya mendatangi lokasi jembatan setelah melakukan pantauan ujian nasional (UN) di SMPN 4 Samigaluh.

Kuntadi
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
2 jam yang lalu
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
3 jam yang lalu
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
4 jam yang lalu
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
4 jam yang lalu
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 jam yang lalu
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Trump Bangun...
4 Alasan Trump Bangun Golden Dome Senilai Rp2.869 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved