Jangan Coba-Coba Gelapkan ADD

Senin, 04 Mei 2015 - 12:53 WIB
Jangan Coba-Coba Gelapkan...
Jangan Coba-Coba Gelapkan ADD
A A A
KAYUAGUNG - Bupati OKI Iskandar langsung menegaskan kepada seluruh kepala desa untuk jangan main-main menggunakan bantuan Alokasi Dana Desa (ADD). Apalagi, jika penyelewengan tersebut dilakukan dengan sengaja.

“Jangan coba-coba gelapkan ADD. Saya tidakakanmenoleran sikades yang dengan sengaja menyalahgunakan ADD untuk ke pen tingan pribadi. Kalau hanya kesalahan administrasi, mungkin masih bisa diperbaiki, tapi kalau itu unsur kesengajaan, maka siap-siap dia dibui,” tegas Iskan dar, saat penyerahan SKADD, di Desa Bumiarjo, Kecamatan Lempuing.

Orang nomor satu diBumi Sebende Seguguk itu mengimbau, dalam pengunaan ADD untuk pembangunan desa, fisik dan nonfisik, setiap kades harus meli batkan seluruh elemen desa dalam pelaksanaan di lapangan, agar pengelolaannya benar-benar transparan. Karena permasa lahan penyelewengan ADD tak sedikit terjadi didesa. Kalau tidak benar-benar dikelola sesuai prosedur, bisa berakibat fatal.

“Para Kades akan selalu diawasi LSM, wartawan dan lainnya. Jadi, sekali saja kalian (kades) berbuat tidak benar, maka akan terekspo seke permukaan dan siap-siap berurusan dengan hukum,” imbaunya. Iskandar menjelaskan, adanya ADD yang tiap tahun dikucurkan pemerintah kabupaten, seharusnya menjadi motivasi bagi kades untuk membangun desa.

Karena, kapan lagi ingin berbuat baik kalau bukan saatnya. Apalagi pemerintah kabupaten saat ini telah mencanangkan program pem bangunan OKI dari desa. Sementara, Kepala BPMD OKI Nursula menuturkan, besaran ADD tahun ini sekitar Rp23 miliar. Kemudian ditambah Bagi Hasil Pajak, PBB retribusi daerah dan hasil lelang lebak lebung (L3) senilai Rp6 miliar.

“Jadi dana yang dianggarkan Rp29 miliar. Jumlah yang akan diterima masing-masing desa bervariasi, sesuai dengan kondisi wilayahnya,” tuturnya. Nursula juga menyampaikan, seluruh camat harus mampu memonitoring pelaksanaan pembangunan infrastruktur desa di wilayah yang dipimpinnya.

Kemudian pemerintah desa segera mungkin menyusun Rencana Anggaran Pendapatan dan Belan ja Desa (APBDes), dengan melibatkan seluruh lembaga-lembaga seperti LPMD, BPD, Lembaga Adat, Organisasi Kepemudaan, PKK dan Kader Pemberdayaan Masyarakat. “Camat jangan hanya diam. Harus memonitoring setiap desa, agar tahu yang dikerjakan para kades.

Saya harap semua perencanaan pembangunan benar-benar dimusyawarahkan dalam Musrenbangdes sehingga hasil musyawarah tersebut dapat dituangkan dalam Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes), dengan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes),” pungkasnya.

M rohali
(bbg)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
11 jam yang lalu
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
12 jam yang lalu
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
12 jam yang lalu
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
13 jam yang lalu
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
13 jam yang lalu
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
14 jam yang lalu
Infografis
Konsumsi Gula Harian...
Konsumsi Gula Harian Jangan Lebih dari 6 Sendok Teh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved