Warga Binaan Panti Karya Dinikahkan

Jum'at, 01 Mei 2015 - 09:32 WIB
Warga Binaan Panti Karya...
Warga Binaan Panti Karya Dinikahkan
A A A
YOGYAKARTA - Pasangan Warto, 61, dan Juminah, 43, tengah berbahagia. Pasangan yang menjadi warga binaan UPT Panti Karya, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta tersebut, kemarin dinikahkan di Kantor Urusan Agama (KUA) Mergangsan.

Pasangan itu kini sudah mandiri dan memiliki profesi yang mendukung ekonomi keluarga. Mempelai pria, Warto, bekerja sebagai pekerja bangunan dan tengah mengerjakan proyek perumahan di Jakarta. Sedangkan Juminah bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Kepala UPT Panti Karya Waryono mengatakan, sebenarnya ada lima pasang warga binaan yang akan dinikahkan secara massal. Hanya, empat pasang lain masih terkendala persyaratan.

“Jadi baru bisa satu, yang empat pasang belum bisa,” ucap Waryono, kemarin. Menikahkan warga binaan bukan kali ini saja dilakukan Panti Karya. Sebelumnya, UPT juga sempat menikahkan empat pasang warga binaan pada akhir 2014. Menurut Waryono, secara keseluruhan ada 45 pasangan warga binaan yang seharusnya bisa dinikahkan. Sayang, persyaratan administrasi menghambat proses tersebut. Akibatnya, baru lima pasangan saja yang berhasil dinikahkan secara resmi.

"Mudah- mudahan sampai 2016 nanti semuanya sudah dinikahkan. Persoalan utama yang jadi kendala sekarang adalah administrasi, di mana banyak yang tidak memiliki surat keterangan duda atau janda," ucapnya. UPT tengah berusaha mengurus surat-surat yang dibutuhkan melalui pengadilan. Padahal tak sedikit dari pasangan tersebut yang sudah hidup bersama dalam satu rumah. "Kalau tidak segera dinikahkan secara resmi kan kasihan. Biasanya mereka memang sudah berpasangan saat datang ke panti," kata Waryono.

Warto mengaku bertemu dengan Juminah sejak empat tahun lalu. Akan tetapi dia lupa di mana persisnya pertemuan pertama kali dengan pujaan hatinya yang sama-sama dari Gunungkidul itu terjadi. Kini dia lega karena sudah menyandang status baru sebagai suami dan kepala rumah tangga. "Sekarang yang harus dilakukan adalah bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarga. Rasanya lega dan senang bisa menikah secara resmi," katanya bangga.

Pernikahan pasangan ini berlangsung sederhana. Warto memberikan mas kawin berupa seperangkat alat salat. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta Hadi Muchtar bertindak sebagai saksi. Sedangkan UPT Panti Karya juga menyiapkan resepsi pernikahan sebagai bentuk apresiasi kepada warga binaannya.

Sodik
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3 menit yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
8 menit yang lalu
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
14 menit yang lalu
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
24 menit yang lalu
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
34 menit yang lalu
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Infografis
Kabar 100 Warga Gaza...
Kabar 100 Warga Gaza Dikirim ke Indonesia Disangkal Kemlu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved