May Day, Seribu Buruh akan Kepung DPRD Palembang

Jum'at, 01 Mei 2015 - 06:04 WIB
May Day, Seribu Buruh...
May Day, Seribu Buruh akan Kepung DPRD Palembang
A A A
PALEMBANG - Seribu buruh di Kota Palembang yang tergabung dalam Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) besok akan mengepung kantor DPRD Sumsel.

Koordinator Lapangan SBSI Avir mengatakan, para buruh itu berasal dari 11 perusahaan swasta dan BUMN, di antaranya adalah PT SIL, pegawai TransMusi, PLN, dan Pusri. Mereka akan melakukan longmarch ke DPRD Sumsel.

"Selain akan membawa spanduk bertuliskan suara hati kami para buruh, kami juga akan mengenakan pita. Rencananya, masing-masing buruh akan menyertakan lambang perusahaan tempat mereka bekerja," kata Avir, Kamis (30/4/2015).

Para buruh, sambungnya, akan menggelar orasi di sepanjang jalan, tepatnya di kawasan taman dan simpang lampu merah. Supaya tidak menganggu jalan, orasi tentunya akan dilakukan di tepi jalan.

"Permasalahan buruh di Palembang masa sama, yakni persoalan kemakmuran dan etos kerja. SBSI menilai, perusahaan belum efektif melakukan kewajibannya terhadap para pekerja," katanya.

Masih katanya, pemerintah harus turun tangan jika buruh atau perusahaan mengalami permasalahan. Mereka bisa menjadi pihak yang menengahi kedua belah pihak untuk selanjutnya mencarikan solusi yang bisa diterima oleh masing-masing pihak.

"Namun, sampai saat ini kami para buruh tidak pernah merasakan adanya campur tangan pemerintah saat para buruh punya masalah dengan perusahaan. Selalu saja solusi yang dipakai tidak menguntungkan kami," jelasnya.

Dia melanjutkan, turun ke jalan adalah solusi terakhir SBSI. Karena, sebaik-baiknya penyelesaian masalah cukup di kalangan internal saja. Apalagi, dengan adanya serikat buruh dan triparti, semua permasalahan bisa diatasi.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Djarod Padakova mengatakan, Polda Sumsel dan jajaran Polresta Palembang akan mengawal aksi SBSI nantinya. Pihaknya juga akan melarang pengguna melintasi titik-titik aksi buruh.

"Tentunya akan ada pengalihan arus lalu lintas jika jalan di kawasan itu kami tutup. Semoga saja, langkah antisipasi ini tidak kami lakukan dan para orator tidak memenuhi jalan protokol yang notabene selalu dilintasi kendaraan," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Hari Antikorupsi Sedunia,...
Hari Antikorupsi Sedunia, Buruh Desak Sahkan RUU Perampasan Aset
Polda Jatim Terjunkan...
Polda Jatim Terjunkan 1.999 Personel Amankan Peringatan Hari Buruh Sedunia
Potret Aksi Hari Buruh...
Potret Aksi Hari Buruh Sedunia di Palembang
Peringati Hari Buruh...
Peringati Hari Buruh Sedunia, Kemnaker Luncurkan Kepmen Pedoman Pelaksanaan Hubungan Industrial Pancasila
Peringati Hari Pangan...
Peringati Hari Pangan Sedunia, Earth Hour Makassar Gelar Seminar Daring
Hari Kanker Sedunia:...
Hari Kanker Sedunia: Menguatkan Kesadaran dan Proteksi Kesehatan Masyarakat
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
1 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
3 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
4 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
4 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
4 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
5 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved