Sebelum Belajar, Siswa Bersihkan Lumpur

Selasa, 28 April 2015 - 10:10 WIB
Sebelum Belajar, Siswa...
Sebelum Belajar, Siswa Bersihkan Lumpur
A A A
Para siswa SD Sungapan 3 Galur tampak asyik bercengkerama saat kerja bakti membersihkan sekolah. Selain membersihkan sekolah, mereka juga harus menjemur buku-buku pelajaran yang basah akibat banjir.

Kegiatan awal pekan juga terpaksa meniadakan upacara bendera yang biasanya digelarnya setiap Senin pagi. Kegiatan awal belajar kali ini adalah kerja bakti. Salah seorang siswa SD 3 Sungapan, Wisnu Aji, mengaku senang sudah tidak ada lagi banjir, khususnya di sekolahnya.

Sebelumnya, Sabtu (25/4), dia dan temantemannya terpaksa belajar di rumah karena sekolahnya terendam banjir. Tetapi mulai Minggu (26/4), hujan reda dan air juga surut, sehingga kemarin pagi dia sudah bisa kembali bersekolah. “Tadi kerja bakti bersih-bersih sebelum pelajaran,” ujarnya, kemarin. Banjir yang merendam sejumlah sekolah di Kabupaten Kulonprogo memang menghambat proses pendidikan.

Setelah sempat diliburkan pada Sabtu (25/4) lalu, Senin (27/4) pagi para siswa sudah mulai masuk sekolah. Mengingat ruangan kelas dan halaman masih kotor akibat banjir, mereka untuk sementara tidak belajar tapi harus kerja bakti. SD Sungapan 3 Galur contohnya. Banjir merendam ruangan kelas dan halaman sekolah ini.

Karena itu pihak sekolah untuk sementara meniadakan upacara bendera. Seluruh siswa bersama guru membersihkan ruangan kelas yang masih berlumpur. Selain ruangan, beberapa buku dan karya siswa juga basah terkena air hujan. Para guru dan siswa terpaksa menjemur buku-buku pelajaran di halaman sekolah.

“Hari ini KBM (kegiatan belajar mengajar) sudah bisa dilakukan. Tapi ada beberapa buku yang basah dan harus dijemur,” ucap Kepala SD 3 Sungapan, Siswanto. Sekolah ini memang kerap menjadi langganan banjir. Pascabanjir, seluruh siswa selalu diajak melakukan kerja bakti dan bersih-bersih ruang kelas. Pihak sekolah juga telah meminta pemerintah menormalisasi sungai yang ada di depan sekolah ini.

Kegiatan yang sama dilakukan di SD Banasara Kecamatan Lendah. Di sini, proses bersih-bersih ruangan kelas tidak hanya dilakukan guru dan siswa, tidak sedikit orang tua siswa juga ikut kerja bakti. Alhasil, mulai pukul 08.00 WIB siswa sudah bisa mengikuti pelajaran. “Kami juga dibantu wali siswa saat membersihkan ruangan agar ruangan ini bisa segera dipakai,” tutur Kepala SD Banasara, Sri Wiyanti.

SD yang berlokasi di Bumirejo, Lendah ini juga sudah kerap menjadi langganan banjir. Lokasinya yang agak rendah membuat aliran air menggenangi kompleks sekolah. Terpisah, Fraksi PDIP DPRD Kulonprogo mendesak pemkab menata saluran irigasi di wilayah Panjatan sampai Galur.

Banjir yang merendam kawasan ini terjadi akibat sedimentasi di aliran Sungai Gun Sheiro dan anak sungai yang ada di selatan. Jadi, perlu dikeruk dan menormalisasi saluran. “Kami akan mendesak mengalokasikan anggaran untuk normalisasi saluran itu,” kata Ketua Fraksi PDIP, DPRD Kulonprogo, Aji Pangaribawa, usai melakukan kunjungan ke wilayah Panjatan yang sempat terendam banjir.

Kuntadi
Kulonprogo
(bbg)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
2 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
2 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
2 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
3 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
5 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
6 jam yang lalu
Infografis
7 Negara Tertua di Dunia,...
7 Negara Tertua di Dunia, Lahir sebelum Dunia Punya Peta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved