PWJ Minta Polisi Usut Tuntas Pemukulan Wartawan di Cempaka Mas

Selasa, 28 April 2015 - 00:57 WIB
PWJ Minta Polisi Usut...
PWJ Minta Polisi Usut Tuntas Pemukulan Wartawan di Cempaka Mas
A A A
JAKARTA - Poros Wartawan Jakarta (PWJ) meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus pemukulan wartawan yang dilakukan satuan pengamanan (Satpam) Apartemen Cempaka Mas, Jakarta Pusat. Jika tidak segera dituntaskan, PWJ akan melakukan aksi demo.

"Kalau satpam yang melakukan pemukulan itu dibiarkan begitu saja, dalam waktu 1 kali 24 jam, kami akan akan melakukan aksi demo untuk meminta keadilan ditegakkan," kata Ketua PWJ B Ali Priambodo (Dodo) saat dihubungi Sindonews, Senin 27 April 2015 malam.

Kata Dodo mengatakan, pemukulan yang dilakukan satpam kawasan Cempaka Mas itu telah menyalahi aturan. Baik itu secara undang-undang pers, maupun aturan yang berlaku di Indonesia.

"Ini jelas salah. Biar bagaimana pun, pelaku telah melakukan tindak pidana. Bukan karena korban wartawan, tapi segala bentuk tindak kekerasan pada seseorang merupakan bentuk tindak pidana," pungkasnya.

Seyogyanya, kata Dodo, pihak kepolisian mengusut secara tuntas kasus pemukulan yang terjadi kepada empat wartawan. Padahal, kerja wartawan dilindungi undang-undang (UU) pers. (Baca juga: Wartawan Dipukuli, Polres Jakpus Koordinasi dengan Polsek Kemayoran)

"Kami tidak bisa membiarkan kondisi ini berlarut-larut. Keberadaan wartawan yang sedang melakukan peliputan kerap terancam. Apa tidak bisa berbicara secara baik jika memang mau melarang melakukan peliputan? Pihak kepolisian pun kami minta untuk selalu tanggap dalam menangani kasus kekerasan," tuturnya.

Dodo mengungkapkan, agar pihak pengelola Apartemen Cempaka Mas ikut bertanggung jawab atas rusaknya barang-barang milik wartawan akibat insiden pemukulan itu. (Baca juga: Liput Demo, Wartawan Dipukuli Satpam Apartemen Cempaka Mas)

"Pengelola harus bertanggung jawab, barang milik wartawan itu pada rusak. Wartawan yang mengalami luka parah pun harus menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit akibat luka yang di deritanya," paparnya.
(mhd)
Berita Terkait
Wartawan di Pasuruan...
Wartawan di Pasuruan Dikirimi Paket Misterius Diduga Berisi Racun, 3 Hari Kritis Mengalami Kebutaan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka...
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penculikan dan Pengeroyokan Wartawan di Karawang
Soroti Kekerasan Terhadap...
Soroti Kekerasan Terhadap Wartawan, Partai Garuda: Mereka Dilindungi UU
Indeks Keselamatan Jurnalis...
Indeks Keselamatan Jurnalis 2023: 45 Persen Wartawan Pernah Alami Tindak Kekerasan
2 Tersangka Kasus Penganiayaan...
2 Tersangka Kasus Penganiayaan Wartawan Diminta Menyerahkan Diri
Penganiayaan Wartawan...
Penganiayaan Wartawan di Madina, IWO Sumut: Bukti Nyata Ancaman Terhadap Dunia Pers
Berita Terkini
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
6 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
7 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
8 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
10 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
10 jam yang lalu
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved