Bubarkan Tawuran Mahasiswa, Polisi Sita Senjata Rakitan

Kamis, 23 April 2015 - 15:44 WIB
Bubarkan Tawuran Mahasiswa,...
Bubarkan Tawuran Mahasiswa, Polisi Sita Senjata Rakitan
A A A
MAKASSAR - Aparat kepolisian dari jajaran Polsek Tamalate, Makassar, berhasil menggagalkan tawuran mahasiswa, di kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) Parangtambung, Kecamatan Tamalate, Makassar.

Satu senjata rakitan diamankan berikut perangkatnya, seperti kelereng yang biasanya digunakan sebagai amunisi, berikut bahan bakar avtur dalam botol parfum, 17 anak busur, satu pelontar, dan sebilah parang panjang.

Semua barang bukti ini ditemukan polisi saat menggeledah lokasi-lokasi mencurigakan dalam kampus. Antara lain di bawah kotak panggung kecil, di aula seni dan di semak-semak belakang gedung laboratorium seni pertunjukan.

Kapolsek Tamalate Kompol Suaeb A Majid menjelaskan, mahasiswa yang berkumpul di beberapa titik dalam kampus dibubarkan. Mereka diduga hendak merencanakan keributan. Sehari sebelumnya, di kampus ini ada tawuran.

"Rektor meminta kami untuk mengantisipasi tawuran susulan, sehingga jika tampak ada mahasiswa yang berkumpul dengan gelagat mencurigakan segera dibubarkan," katanya, kepada wartawan, Kamis (23/4/2015).

Ditambahkan dia, atas perintah rektor pihaknya membubarkan kelompok-kelompok mahasiswa memiliki gelagat mencurigakan dan telah berkumpul hendak melakukan tawuran.

"Lalu anggota kami menggeledah lokasi, dan benar adanya ditemukan barang-barang yang seharusnya tidak ada di tempat pendidikan, seperti di kampus ini. Kuat dugaan, senjata itu akan digunakan tawuran," jelasnya.

Karena mahasiswa di kampus ini kerap terlibat bentrok, baik sesama mahasiswa maupun dengan warga sekitar, pihaknya akan menempatkan enam personelnya di kampus selama 24 jam. Hal ini telah mendapat izin pihak rektorat.

Sementara Pembantu Rektor III UNM Prof Heri Thahir mengatakan, pihaknya sengaja memanggil polisi untuk mengantisipasi terjadinya tawuran mahasiswa.

"Dalam kampus ini selalu ada polisi. Kami berharap bapak polisi ini benar-benar stay, tidak sekadar on call agar gejala keributan bisa langsung tercium. Karena kalau sudah terlanjur terjadi gesekan, maka konflik susah dikendalikan," katanya.

Soal tawuran yang baru saja terjadi, Prof Heri Tahir mengaku, pihaknya menerima laporan jika ada sekelompok orang berkumpul di depan kampus sekitar pukul 13.00 Wita. Tapi tawuran tidak sampai meledak.

"Kami tidak tahu mereka yang berkumpul dan dibubarkan polisi itu mahasiswa atau warga, karena terjadi di depan kampus. Saat ini, sudah sulit untuk diidentifikasi," jelasnya.

Soal pemicu konflik, dia menjelaskan masih masalah klasik. Katanya, ada mahasiswa yang dipukul. Lalu mahasiswa lain hendak membalas. Meski dalam sepekan, kampus UNM disibukan dengan keributan, pihak kampus tidak akan meliburkan mahasiswa.

"Kami imbau ke mahasiswa agar tidak mudah terprovokasi, jangan sampai itu semua ulah pihak luar yang punya kepentingan sendiri atas kejadian ini," jelasnya.

Kampus, katanya, akan diliburkan jika situasi dan kondisi kampus sudah tidak terkendali. Soal libur ini, jika sedikit-sedikit diliburkan, mahasiswa sendiri yang akan rugi.
(san)
Berita Terkait
Gagal Tawuran, Pelajar...
Gagal Tawuran, Pelajar Ini Mewek Saat Dijemput Orang Tuanya di Kantor Polisi
Razia Pelaku Tawuran...
Razia Pelaku Tawuran Pelajar di Serang, Polisi Amankan Celurit hingga Samurai
Ditangkap Polisi, 25...
Ditangkap Polisi, 25 Pelajar di Bekasi Berlutut Minta Maaf kepada Orang Tua
TNI-Polri Damaikan Dua...
TNI-Polri Damaikan Dua Kelompok yang Kerap Tawuran di Makassar
Antisipasi Tawuran Pelajar...
Antisipasi Tawuran Pelajar dengan Pendidikan Karakter di Sekolah
Atasi Tawuran, Pemprov...
Atasi Tawuran, Pemprov Jakarta Bakal Buka 500.000 Lapangan Kerja
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
4 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
4 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
5 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
5 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
5 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
5 jam yang lalu
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved