Independen Butuh 6,5% Dukungan

Senin, 20 April 2015 - 10:30 WIB
Independen Butuh 6,5%...
Independen Butuh 6,5% Dukungan
A A A
TASIKMALAYA - Calon bupati dari perseorangan harus me ngumpulkan 106.716 dukungan untuk bisa ikut serta dalam Pilkada Kabupaten Tasikmalaya.

Jumlah tersebut berdasarkan per syaratan yang ditetapkan un dang-undang bagi dukungan calon perseorangan sebesar 6,5%. Angka itu diketahui setelah adanya penyerahan data agregat kependudukan (DAK) dari pemkab ke KPU. DAK menyebutkan, jumlah penduduk Ka bu paten Tasikmalaya sebanyak 1.641.787 jiwa.

Namun menurut Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Deden Nurul Hidayat, jumlah DAK yang diserahkan pemerintah itu kemudian akan dilakukan pencocokan dan penelitian sehingga ditemukan data warga yang memiliki hak pilih.

Kemudian data tersebut akan di - tetapkan menjadi data pe milih sementara (DPS), dan se lanjutnya disosialisasikan kepada seluruh partai politik hingga ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap (DPT). “Tentu sosialisasi kepada seluruh partai politik akan di la kukan semaksimal mungkin. Bahkan, siapa pun termasuk kalang an masyarakat diharapkan untuk ikut serta dalam penetapan jumlah pemilih ini. Memang untuk calon yang hendak maju dari jalur perseorangan ha rus mendapatkan dukungan se banyak itu yang dibuktikan dengan formulir dan foto kopi KTP,” ungkap Deden.

Data itu pun kemudian bakal men jadi dasar pendirian TPS di 351 desa pada 39 kecamatan. Tetapi diharapkan penelitian dari daftar pemilih harus di lakukan seoptimal mungkin. Pasal nya, persoalan data jumlah pemilih selalu menjadi titik dasar munculnya persoalan politik.

Meski hingga saat ini belum di ketahui berapa pasangan calon yang hendak maju pada pilkada mendatang. Meskipun sejumlah nama telah digadangga dang bakal maju pada pilkada kali ini, misalnya Bupati Uu Ruzhanul Ulum, kemudian Ketua DPC PKB Haris Sanjaya, Ketua DPD PAN Deni R Sagara, Wakil Bupati Ade Sugianto dari DPC PDIP, serta dari jalur perseorang an muncul nama Gaosul Adim dari Pamijahan dan sejum lah nama lainnya.

“Ya data pemilih memang ha rus mendapatkan perhatian lebih, karena biasanya titik awal munculnya persoalan dari sini. Sosiali sasi serta keterlibatan par tai politik dan masyarakat sa ngat penting, sehingga bisa men jadi legitimasi juga pada penetapan DPT nantinya. Saya yakin KPU bisa menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, apalagi telah melaksanakan pilkada, pilgub, dan pilpres, yang nyaris tanpa persoalan,” ujar Ke tua DPD KNPI Kabupaten Tas ik malaya Nana Sumarna.

Sementara itu, Panwaslu Kabupaten Pangandaran mulai ter bentuk, sebagai persiapan meng hadapi pilkada. Anggota Kominisioner Panwaslu Imam Ibnu Hajar mengatakan, saat ini Ko misioner Panwaslu ber jumlah tiga orang. “Ketiganya, antara lain saya, Uri Juawaeni dan Iwan Yudiawan,” kata Imam.

Dia menambahkan, pasca - pembentukan Panwaslu, akan lang sung ditindaklanjuti dengan pembentukan Panwaslu di tingkat Kecamatan (Panwascam). Sementara Uri Juawaeni meng ungkapkan, lembaganya saat tengah menghadapi kendala untuk posisi kepala seksi.

Sebab kepala seksi harus diisi PNS. Sementara di Kabupaten Pa ngandaran jumlah PNS masih kurang. “Rencananya kami akan mengambil PNS dari Kabupaten Ciamis,” ungkap Uri.

Nanang kuswara/ syamsul ma’arif
(ars)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
30 menit yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
2 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
3 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
3 jam yang lalu
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved