Pembunuh Pelajar SMK Teladan Diringkus

Sabtu, 18 April 2015 - 10:53 WIB
Pembunuh Pelajar SMK...
Pembunuh Pelajar SMK Teladan Diringkus
A A A
MEDAN - Sebanyak dua tersangka pembunuh siswa SMK Teladan, Alwin Kristian Telaumbanua, 17, warga Jalan Pendidikan, Kelurahan Cinta Damai, Medan Helvetia, diringkus petugas Reskrim Polsekta Medan Helvetia.

Kedua tersangka yang ditangkap, adalah Josua Sixnam Barus, 17; dan Jubel Edi Syahputra, 18, warga Jalan Makmur, Kelurahan Cinta Damai, Medan Helvetia. Polisi juga menangkap lima tersangka lain yang ikut terlibat dalam penjualan sepeda motor milik korban, yakni Willim Fredy Tarigan, 17; Juni Alpin Tarigan, 16; Febrianus Sembiring, 17; Marko Tarigan, 17; Abu Hasan, 15; warga warga Jalan Kelambir V, Kecamatan Medan Helvetia.

Kapolsekta Medan Helvetia, Kompol Ronni Bonic, didampingi Kanit Reskrim, AKP Hendrik Temaluru, mengatakan, kasus pembunuhan tersebut terungkap berdasarkan laporan kakak ipar korban yang mendapat informasi ada transaksi penjualan sepeda motor korban.

“Dari sana, kami menangkap tersangka William Tarigan yang akan menjual sepeda motor milik korban. Setelah itu, kami lakukan pengembangan, kemudian meringkus dua pelaku pembunuhan terhadap korban Alwin Kristian Telaumbanua, pada 3 April lalu di kawasan Hamparan Perak,” ungkap Kompol Ronni, Jumat (17/4).

Mantan kasat reskrim Polres Belawan ini menjelaskan, dari tangan dua tersangka, petugas menyita barang bukti sepeda motor dan uang senilai Rp3,2 juta. Kedua tersangka pembunuh Alwin Kristian Telaumbanua dijerat Pasal 340 Subs 338 lebih Subs 365 Ayat (2) tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman di atas 12 tahun penjara. “Selain kedua tersangka, kami berhasil meringkus lima pelaku yang ikut terlibat dalam penjualan dua unit sepeda motor, termasuk milik korban, dan uang tunai Rp3,2 juta,” ucap Ronni.

Ronni mengungkapkan, motif pembunuhan tersebut dilatarbelakangi sakit hati dan iri terhadap korban yang memiliki perekonomian lebih. “Dari keterangan pelaku, dia sakit hati dikarenakan korban menganggap sepele dirinya lantaran korban sering menumpang saat pergi dan pulang sekolah,” katanya.

Sementara itu, tersangka Sixnam Baru mengaku sakit hati karena sering diejek ketika pulang dan pergi sekolah sering menumpang sepeda motor korban. Kemudian dia nekat menghabisi rekannya sendiri.

“Ya bagaimana enggak sakit hati, aku sering diejek dan dihina sama korban. Pakai tali nilon kujerat lehernya. Terus kupukuli lagi pakai kayu balok. Sekarang aku menyesal,” ucap Sixnam sambil berjalan menuju sel tahanan.

Dody ferdiansyah
(ftr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
16 menit yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
33 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
41 menit yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
1 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
1 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
1 jam yang lalu
Infografis
Ternyata Rudal Pembunuh...
Ternyata Rudal Pembunuh 21 Tentara Israel Produksi Lokal Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved