Dana Siltap Tak Cair, 8 Kades Mogok Kerja

Selasa, 14 April 2015 - 15:32 WIB
Dana Siltap Tak Cair,...
Dana Siltap Tak Cair, 8 Kades Mogok Kerja
A A A
GARUT - Para kades, beserta perangkat kerja dari delapan desa, di Kecamatan Pangatikan, hari ini mogok kerja. Mereka memilih menutup kantor desa, karena dana penghasilan tetap (siltap) untuk kades dan perangkatnya tidak cair.

Dari informasi yang dihimpun, dana siltap untuk gaji tersebut telah ditunggu-tunggu oleh para kades dan aparatnya. Mereka memilih mogok melayani masyarakat, karena belum ada penjelasan kapan dana itu dicairkan.

Biasanya, pencairan dilakukan tiga bulan sekali. Per bulan besarannya bervariasi, mulai Rp2.250.000 untuk kepala desa, Rp1.500.000 untuk sekretaris desa, Rp1.125.000 untuk perangkat desa, dan Rp150.000-Rp100.000 untuk RT dan RW.

“Aksi mogok sengaja kami lakukan. Ini sebagai aksi kami yang mempertanyakan ke pihak kecamatan, terkait dana siltap yang tak kunjung cair,” kata Kepala Desa Cinunuk Uum Sahum, kepada wartawan, Selasa (14/4/2015).

Ucapan Uum diamini Ade Rudi Rustandi, Kepala Desa Babakan Loa. Menurut Ade, pencairan dana siltap kali ini mengalami keterlambatan.

“Tidak ada kejelasan kapan cairnya. Sudah terlambat ini. Ada delapan desa yang melakukan aksi mogok seperti ini,” ujar Ade.

Kedelapan desa yang kades dan aparatnya melakukan demo mogok kerja ini adalah Desa Babakan Loa, Citangtu, Cihuni, Cimaragas, Karangsari, Sukahurip, Sukamulya, dan Sukarasa.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Pangatikan Dedy Sutardi menjelaskan, tidak cairnya dana siltap disebabkan karena salah satu desa di kecamatan ini belum memenuhi persyaratan pencairan.

Dedy tidak merinci persyaratan apa yang belum dipenuhi salah satu desa tersebut. “Keterlambatan ini karena ada persyaratan salah satu desa yang masih kurang. Biasanya cair tiap tiga bulan sekali," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
14 menit yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
26 menit yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
1 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
9 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
9 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved