BNN Razia Kosan Mahasiswa

Rabu, 08 April 2015 - 10:29 WIB
BNN Razia Kosan Mahasiswa
BNN Razia Kosan Mahasiswa
A A A
BANTUL - Badan Narkotika Nasional (BNN) DIY merazia kos-kosan mahasiswa di seputaran kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.

Razia tersebut dilakukan guna men cegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan mahasiswa. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pemberantasan Narkoba BNN DIY Siti Alfiah mengatakan, saat ini mereka gencar melaksanakan razia di koskosan mahasiswa.

Sebab, angka penyalahgunaan narkoba di kalangan mahasiswa mendominasi kejahatan narkoba pada umumnya di Yogyakarta. Mahasiswa menjadi sasaran empuk peredaran narkoba. "Mahasiswa masih menjadi pasar potensial narkoba," ujar Siti, di sela-sela razia di Kampung Prancak Glondong, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, kemarin.

Di tahun 2014 dia mencatat ada 116 tersangka mahasiswa dari kasus narkoba yang berhasil diungkap oleh pihak Kepolisian dan BNN. Angka tersebut tergolong tinggi dibanding dengan tersangka lain. Dalam catatan BNN, saat ini angka tersangka narkoba dari kalangan mahasiswa mencapai 22,6%.

Dalam razia ini, pihaknya me nyasar kos-kosan di seputaran kampus ISI karena dikawasan tersebut angka pengguna narkoba cukup banyak. Selain itu, mereka juga cukup banyak mendapatkan informasi dari masyarakat dengan kemungkinan adanya peredaran narkoba di seputaran kampus ISI. "Iya, banyak yang mengadu kekami kalau di dekat kampus ISI banyak transaksi narkoba," ungkapnya.

Siti menambahkan, razia kali ini juga merupakan bagian dari gerakan 100.000 rehabilitasi. Mereka yang terjaring razia ini rencananya akan direhabilitasi di pusat rehabilitasi narkoba. Mahasiswa yang kedapatan menggunakan narkoba tidak akan dipenjara karena mereka sebenarnya adalah korban.

Namun dalam razia kemarin semuanya negatif, tidak ditemukan pengguna narkoba. Sementara Staf Dinas Sosial Arfin Muniat mengatakan, untuk mendata pelajar yang meng gunakan narkoba karena sebagian masyarakat masih menutupi keluarganya yang meng gunakan narkoba. Berbagai hal yang menjadi kendala dalam pendataan, namun yang utama adalah justru dari keluarga.

"Ada yang keluarganya terkena narkoba dan sudah pernah ditahan, tetapi orang tuanya mengaku tidak terjadi apa-apa," katanya Di Bantul, jumlah pengguna narkoba terbilang fluktuatif. Namun yang mendominasi memang berasal dari generasi muda. Tahun 2012 yang lalu ada 36 temuan pelajar yang menggunakan narkoba. Sementara tahun ini menunjukkan penurunan yang cukup signifikan. Tahun 2013 lalu ada 12 orang.

Erfanto linangkung
(bbg)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
Meriah! Pengwil INI...
Meriah! Pengwil INI Jateng Gelar Peringatan HUT ke-118 Ikatan Notaris Indonesia di Solo dan Karanganyar
1 jam yang lalu
Jarak ke RS Capai 200...
Jarak ke RS Capai 200 Km, Legislator Perindo Fendi Yulianto Sumbang Ambulans untuk Warga Pesisir Selatan
1 jam yang lalu
Pemkot Bogor Hapus Ratusan...
Pemkot Bogor Hapus Ratusan Angkot Tua, Perindo Dorong Transportasi Modern dan Ramah Lingkungan
1 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Talaud...
Gempa M5,6 Guncang Talaud Maluku Utara, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
1 jam yang lalu
Gempa 5,6 Magnitudo...
Gempa 5,6 Magnitudo Guncang Pulau DOI Maluku Utara Siang Ini
3 jam yang lalu
Prosesi Injak Kepala...
Prosesi Injak Kepala Kerbau Dikaitkan dengan Banteng, Ini Jawaban Jokowi
3 jam yang lalu
Infografis
Kritik Kenaikan UKT,...
Kritik Kenaikan UKT, Eksekutif Mahasiswa UB Kirim Kado Istimewa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved