Jenazah Imam dan Daeng Koro Masih di RS Bhayangkara Palu

Selasa, 07 April 2015 - 11:34 WIB
Jenazah Imam dan Daeng...
Jenazah Imam dan Daeng Koro Masih di RS Bhayangkara Palu
A A A
PALU - Hingga kini, jenazah dua terduga teroris kelompok Santoso, Imam alias Farid alias Imam Bima dan Daeng Koro alias Sabar Subagio, masih berada di Ruang Jenazah RS Bhayangkara Palu, Sulawesi Tengah.

Menurut Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen (Pol) Idham Azis, Selasa (7/4/2015), Imam yang tewas saat kontak senjata di kilometer 16 kebun kopi Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu malam kemarin adalah pelaku sejumlah aksi teror di Sulawesi Tengah.

Salah satu orang penting dalam kelompok Santoso. Imam ini terlibat pembunuhan dua warga Temadue Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso saat malam Natal tahun 2014.

Selain itu, Imam juga adalah pelaku pengeboman di Desa Pantangolemba, Kecamatan Poso Pesisir Utara, serta pelaku penyergapan kendaraan taktis wolve milik Brimob di Desa Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir.

Polda Sulawesi Tengah berkoordinasi dengan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mengambil DNA dari keluarga Imam di Bima. Jika hasil DNA sudah cocok, jenazah Imam akan dikembalikan ke keluarganya di Bima, NTB.

Kelaparan

Sementara, setelah dikejar aparat kepolisian pascakontak senjata di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, yang menewaskan sang gembong Daeng Koro dan Imam alias Farid, sisa kelompok Daeng Koro kini sudah terdesak. Senin (6/4/2015) malam, para pengikut kelompok Daeng Koro ini diduga sudah kelaparan dan terpaksa menyatroni rumah warga di sejumlah perkampungan yang ada di kaki-kaki bukit.

Senin malam, dua pria bersenjata laras panjang muncul di Desa Tabeo, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu. Dua pria ini mengetuk pintu warga untuk meminta makanan. Kemunculan orang-orang bersenjata ini membuat warga ketakutan. Warga yang melihat kemunculan orang yang diduga sisa pengikut Daeng Koro ini berteriak sehingga membuat para pengikut Daeng Koro ini melarikan diri dan merusak pagar warga.

Beberapa jam setelah kejadian, aparat Polres Palu langsung mendatangi tempat kejadian. Polisi langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Sejumlah aparat bersenjata lengkap langsung ditempatkan untuk mengamankan warga di desa Tabeo tersebut.

Saat ini, sejumlah desa yang berada di kaki gunung di sekitar Kota Palu sudah disekat aparat kepolisian untuk membatasi ruang gerak para sisa pengikut Daeng Koro. Desa-desa ini berada tidak jauh dari lokasi kontak senjata antara kelompok Daeng Koro di Kabupaten Parigi Moutong.
(zik)
Berita Terkait
Mabes Polri Diserang...
Mabes Polri Diserang Teroris, Densus 88 Anti Teror Ringkus Habib Warga Kabupaten Bandung
Densus 88 Tangkap 59...
Densus 88 Tangkap 59 Tersangka Teroris
16 Tersangka Teroris...
16 Tersangka Teroris Ditangkap di Sumbar, BNPT: NII Harus Diwaspadai
Penangkapan Terduga...
Penangkapan Terduga Teroris di Medan
Pasca Penangkapan Terduga...
Pasca Penangkapan Terduga Teroris, Kapolda Pastikan Situasi Babel Kondusif
KAI Buka Suara Terkait...
KAI Buka Suara Terkait Penangkapan Satu Pegawai Terduga Teroris
Berita Terkini
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
1 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
2 jam yang lalu
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
12 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
14 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
14 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
15 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved