Gakin Diprioritaskan untuk Bedah Rumah

Sabtu, 04 April 2015 - 11:41 WIB
Gakin Diprioritaskan...
Gakin Diprioritaskan untuk Bedah Rumah
A A A
GUNUNGKIDUL - Pemkab Gunungkidul berusaha maksimal untuk berusaha mengurangi angka kemiskinan.

Kondisi rumah keluarga miskin (gakin) yang tidak layak huni, menjadi prioritas utama untuk segera dilakukan perbaikan melalui bedah rumah. Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi menjelaskan, sebenarnya Gunungkidul memiliki kuota besar untuk bedah rumah. Namun, diperlukan skala prioritas untuk melakukan perbaikan rumah.

“Jangan sampai justru rumah warga yang sangat membutuhkan perbaikan tidak mendapatkan dana bedah rumah, namun rumah yang masih lebih baik dapat bedah rumah,” ucapnya kepada wartawan saat mengunjungi keluarga miskin dengan rumah tidak layak huni di Desa Sambirejo, Ngawen, baru-baru ini.

Dia mengaku terenyuh saat mengunjungi rumah Sutarmin, 48, di Dusun Sukorejo, Desa Sambirejo. Sebuah rumah Jawa yang masih beralaskan tanah itu, di dalamnya juga dijadikan kandang ayam. Sutarmin hidup bersama istri dan dua anak yang masih kecil. “Kami minta kepada Dinsos atau DPU untuk bisa merespons cepat. Rumah keluarga ini harus segera diperbaiki. Kasihan anak-anak yang dalam kondisi kurang sehat. Mereka butuh belajar,” katanya.

Dia juga meminta koordinasi di tingkat bawah, untuk bisa memprioritaskan rumah keluarga yang benar-benar membutuhkan. Artinya, kata dia, rumah yang masih berdinding bambu yang sudah rapuh, lantai juga masih tanah, dan kondisi tidak sehat yang diutamakan. “Dengan demikian, semua bisa tersenyum ketika kondisi rumah menjadilebihsehat,” kata pejabat yang disebut-sebut bakal kembali mendampingi Badingah ini.

Usai meninjau rumah keluarga miskin, Immawan langsung meminta Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) untuk segera memberikan bantuan dana bedah rumah. ”Saya sudah telepon kabid sosial langsung dan meminta ini menjadi prioritas,” kata Ketua DPW PAN DIY ini.

Sementara, Sekretaris Desa Sambirejo, Ngawen, Siti Ibtidaiyah mengatakan, di Desa Sambirejo masih ratusan rumah warga yang membutuhkan dana bedah rumah tahun ini pihaknya mengajukan untuk 100 rumah warga. “Namun kalau yang lantai masih tanah seperti milik Pak Tarmin ini, ada sekitar 90-an,” katanya.

Menurutnya, semua lokasi berada di sembilan dusun. Dia berharap usulan tersebut segera terealisasi sehingga tidak ada lagi rumah gakin yang tidak layak huni dan tidak sehat seperti rumah Sutarmin tersebut.

Suharjono
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
2 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
2 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved