KSAD Pastikan Tak Ada Lagi GAM

Kamis, 02 April 2015 - 12:24 WIB
KSAD Pastikan Tak Ada...
KSAD Pastikan Tak Ada Lagi GAM
A A A
MEDAN - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memastikan tidak lagi ada pergerakan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Provinsi Aceh. Dia pun mengimbau agar semua warga, khususnya Sumatera Utara (Sumut), yang merupakan lalu lintas internasional untuk menjaga kondusivitas.

“Tidak ada pergerakan GAM. Peristiwa (anggota dua TNI dibunuh) itu buk a n bentuk dari pemberontakan GAM. Jadi, semua harus saling menjaga kondusivitas,” katanya seusai silaturahmi KSAD dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FOKORPIMDA) wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) di Hotel Santika Dyandra Medan, kemarin.

Menurut dia, kericuhan akan sering muncul jika para pihak tidak bisa saling menjaga sehingga perlu diantisipasi agar tidak menimbulkan perpecaha n antarsesama. “Perlu diketahui, saat ini semua negara mengincar kekayaan sumber daya alam (SDA) Indonesia. Apalagi pada tahun 2043 diperkirakan jumlah penduduk dunia mencapai 12,3 miliar.

Dari jumlah tersebut, 9,8 miliar penduduk berada dari negara nonekuator atau tidak subur. Jadi, mulai sekarang semua pihak harus menjaga daerah atau kedaulatan wilayah kita. Adanya isu-isu ISIS, GAM, itu sebenarnya tidak ada,” katanya. Karena itu, dia meminta semua masyarakat memedomani Pancasila guna mewujudkan nilai-nilai yang sudah mulai dilupakan di antaranya gotong-royong dan bakti sosial. Padahal dengan melakukannya akan menjaga keharmonisan bermasyarakat.

Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho mengajak semua pihak memelihara suasana aman dan kondusif, khususnya di wilayah Sumut. Apalagi Sumut memiliki posisi yang sangat strategis dalam geopolitik Indonesia karena memiliki kekayaan SDA dan sumber daya manusia (SDM) yang sangat besar, namun rentan terhadap gangguan dari luar.

“Di sisi lain, posisi wilayah Sumbagut juga sangat rentan dari aspek kebencanaan, seperti tsunami, longsor, banjir, dan gunung berapi. Hal lain di wilayah ini juga masih terjadi ketimpangan pembangunan yang memunculkan konflik pertanahan. Posisi Sumbagut sebagai gerbang utama di wilayah barat dari pintu masuknya lalu lintas internasional yang mengakibatkan kerawanan, seperti penyelundupan dan terorisme,” ujarnya.

Panglima Komando Daerah Militer (Pangddam) I Bukit Barisan (BB) Mayor Jenderal TNI Edy Rahmayadi mengatakan, wilayah Kodam I BB hingga saat ini masih kondusif. Pulau Natuna yang diisukan ingin direbut negara lain saat ini masih tetap kondusif. Jika melihat dari Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), Pulau Natuna memang milik Indonesia dan fakta itu tak terbantahkan.

“Kenapa Pulau Natuna itu sekarang banyak yang ingin merebut karena kita ketahui sendiri Pulau Natuna itu ada migas ditemukan. Perlu saya jelaskan, Kodam IBB siap menjaga itu. Sampai sekarang tidak ada gejolak di sana, masih kondusif,” katanya. Perwira tinggi TNI kelahiran Sabang, Aceh, ini mengungkapkan, prajurit TNI telah melakukan operasi pengamanan rutin di daerah-daerah perbatasan. Dia pun berjanji akan membawa wartawan mengunjungi Pulau Natuna untuk melihat langsung kondisi sebenarnya.

Panggabean hasibuan
(bbg)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Ingin Berobat ke Negeri...
Ingin Berobat ke Negeri Jiran? IHH Healthcare Malaysia Gelar Expo di Surabaya
1 jam yang lalu
Perbaikan Jalan Imbas...
Perbaikan Jalan Imbas Proyek MRT, Halte Kebon Sirih Arah Kota Ditutup Jumat Malam hingga Senin Pagi
1 jam yang lalu
Soal Putusan PTUN, Pengacara:...
Soal Putusan PTUN, Pengacara: Satuan Pendidikan di Bawah BLU UIN Jakarta Tetap Berjalan
1 jam yang lalu
24 Penumpang KM Nurul...
24 Penumpang KM Nurul Salsa Belum Ditemukan, Basarnas Lanjutkan Pencarian
2 jam yang lalu
Jelang Pelimpahan Tersangka...
Jelang Pelimpahan Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti, Brimob Bersenjata Lengkap Berjaga
2 jam yang lalu
4.132 Personel Gabungan...
4.132 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Demo Mahasiswa di Monas
3 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved