Tebing Longsor di Subang, Pikap Tertimbun

Rabu, 01 April 2015 - 14:24 WIB
Tebing Longsor di Subang,...
Tebing Longsor di Subang, Pikap Tertimbun
A A A
SUBANG - Tebing setinggi 15 meter longsor dan menutup akses jalan raya Subang-Bandung di KM 177300 kawasan Dayang Sumbi Desa/Kecamatan Ciater, Selasa (31/3/2015) sekitar pukul 20.00 WIB.

Selain menutup bahu jalan sepanjang 20 meter dan mengakibatkan arus lalu lintas dari kedua arah (arah Subang-Bandung dan sebaliknya) lumpuh sekitar tiga jam, material longsoran juga menimbun satu mobil pikap. Beruntung, pengemudinya berhasil menyelamatkan diri.

"Pengemudinya berhasil loncat begitu tahu mobilnya terseret material longsoran yang menimbunnya. Akibat tebing setinggi 15 meter ini longsor, arus lalulintas dari kedua arah sempat lumpuh dan memicu kemacetan panjang hingga pukul 23.00 WIB," ujar Kepala Satpol PP Kabupaten Subang Asep Setia Permana, kepada KORAN SINDO, Rabu (1/4/2015).

Selanjutnya, aparat kepolisian dari Polsek Jalancagak, Polres Subang, Satpol PP, Koramil TNI, Dinas Tata Ruang dan Permukiman, bersama warga setempat, bergotong royong menyingkirkan material longsor berupa tanah dan pepohonan yang menutup bahu jalan.

Sejumlah alat berat juga dikerahkan untuk mempercepat proses penanganan longsor dan memulihkan akses jalan yang tertutup material.

Hasilnya, tiga jam kemudian, akses jalan milik Pemprov Jabar yang menghubungkan Bandung-Subang itu kembali bisa dilewati kendaraan.

"Sekitar pukul 23.00 WIB, sebagian material longsor yang menimbun badan jalan berhasil disingkirkan. Sehingga, arus lalu lintas kembali lancar, meskipun dengan sistem buka-tutup," tutur Asep.

Kapolres Subang AKBP Harry Kurniawan mengatakan, begitu mendapat laporan terjadinya tebing longsor, pihaknya langsung mengerahkan aparatnya untuk membantu menangani material longsoran berupa tanah serta pepohonan dan mengatur arus lalu lintas.

Sekitar pukul 23.00 WIB, material longsoran berhasil disingkirkan, sehingga arus lalu lintas kembali normal dengan sistem buka-tutup.

"Mobil pikap yang ketimbun juga udah berhasil dievakuasi tadi. Pengemudinya selamat," ucap AKBP Harry.

Di malam yang sama, insiden longsor juga terjadi di ruas jalan Darmaga-Bukanagara, perbatasan Kampung Palasari Desa Cupunagara dengan Desa Sukakerti Kecamatan Cisalak.

Kapolsek Cisalak AKP Joni Wardi menyebutkan, tebing setinggi 10 meter yang berada di kawasan hutan Perhutani, longsor dan menimbun ruas jalan Darmaga-Bukanagara sepanjang tujuh meter. Akibatnya, satu-satunya jalan penghubung ke desa terpencil di wilayah Subang, yakni Desa Cupunagara,itu tidak bisa dilewati kendaraan, kecuali motor.

Saat ini, di lokasi longsor yang berada di tengah hutan belantara berjarak delapan kilometer dari jalan raya Cisalak itu, tengah dilakukan penanganan oleh polisi, TNI, Dinas Bina Marga dan Pengairan dibantu warga setempat.

"Karena keterbatasan peralatan, saat ini material longsoran yang menimbun badan jalan, dikeruk secara manual menggunakan peralatan sederhana, seperti cangkul, linggis dan lainnya. Meski enggak ada korban, kami mengimbau warga tetap bersiaga menghadapi ancaman longsor yang sewaktu-waktu bisa terjadi selama musim hujan ini," pungkas AKP Joni.
(zik)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Longsor, Lalu Lintas Lumpuh Total Tewaskan Satu Orang
Berita Terkini
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
26 menit yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
1 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
1 jam yang lalu
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
1 jam yang lalu
Bantargebang Hanya Terima...
Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu, 146 Pasar Dilengkapi Tempat Sampah Pilah
2 jam yang lalu
Abidin Fikri: Evaluasi...
Abidin Fikri: Evaluasi Haji 2026, Bekal Perbaikan Layanan Tahun Depan
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved