Sampah Tutupi Drainase di Jalan Bahagia

Rabu, 01 April 2015 - 10:31 WIB
Sampah Tutupi Drainase...
Sampah Tutupi Drainase di Jalan Bahagia
A A A
MEDAN - Tumpukan sampah dibiarkan menutupi saluran drainase Jalan Bahagia, Medan Kota, tepat di depan SMP Negeri 6 Medan. Kondisi ini dikhawatirkan menyebabkan kawasan itu tergenang banjir saat hujan turun.

Apalagi tumpukan sampah itu bukan hanya sekadar di drainase halaman sekolah, melainkan hampir sepanjang Jalan Bahagia. Berdasarkan amatan KORAN SINDO MEDAN, Selasa (31/3), sampah yang menumpuk sebagian ada sampah lama dan baru. Kebanyakan berasal dari sampah botol plastik, kertas plastik, daun, dan plastik sisa makanan. Sementara di kawasan itu tidak ada tong sampah yang disediakan.

Tepat di seberang SMP Negeri 6 ada sisa korekan sampah, namun tidak diangkut sehingga beberapa sampah yang berserakan itu kembali jatuh ke drainase. “Tidak tahu entah sampah siapa. Tapi kayaknya bukan sampah kami karena kami kalau masuk sekolah tidak boleh keluar,” kata salah satu siswa Kelas VII SMP Negeri 6 Medan yang enggan menyebutkan namanya, Selasa (31/3).

Rudi Hartanto, 35, warga yang sering melintas di Jalan Bahagia menuturkan, pemasalahan sampah di drainase sebenarnya sejak lama terjadi. Apalagi tepat di salah satu gang dekat kawasan itu sebelumnya sering dijadikan warga sebagai tempat pembuangan sampah sehingga ada yang berjatuhan ke drainase. Selanjutnya sampah yang menumpuk di drainase bukan untuk menyalahkan pihak petugas kebersihan dan warga sekitar.

Bagaimana agar sampah yang menumpuk di drainase itu dikorek petugas kebersihan dan warga tidak lagi membuang sampah sembarangan. “Sejak saya melintas di kawasan ini awal tahun lalu, drainasenya memang sudah banyak dihiasi sampah. Sebagai warga Kota Medan kita tentu mengharapkan agar kawasan ini tetap bersih dan jangan sampai langganan banjir pada musim hujan.

Penting di sini bagaimana kesadaran masyarakat dan aparat pemerintahan dalam menjaga kebersihan,” katanya. Kata Rudi, sampah yang menumpuk di drainase belum sampai mengeluarkan bau busuk. Tetapi, dengan sampah yang didominasi dari plastik menyebabkan drainase mengalami pendangkalan. Sekretaris Camat Medan Kota Ahmad mengatakan, pihaknya akan segera mengecek dan jika kondisi membutuhkan tim buser sampah akan diturunkan dari kecamatan.

Kawasan itu memang lumayan ramai pengendara melintas dan masih banyak warga yang membuang sampah ke badan jalan atau drainase. “Kami dari kecamatan terus mengimbau agar warga turut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Irwan siregar
(bbg)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Sambut HUT Jakarta,...
Sambut HUT Jakarta, Ratusan Sispala Ikuti Lomba Dayung di BKT Jaktim
24 menit yang lalu
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
48 menit yang lalu
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
1 jam yang lalu
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
14 jam yang lalu
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
15 jam yang lalu
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
15 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved