Hanyut di Sungai Kitiran, Tiga Orang Tewas

Selasa, 31 Maret 2015 - 17:25 WIB
Hanyut di Sungai Kitiran,...
Hanyut di Sungai Kitiran, Tiga Orang Tewas
A A A
BATANG - Tiga korban yang hanyut di Sungai Kitiran Desa Siberuk, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, ditemukan dalam kondisi tewas. Ketiga korban merupakan warga Desa Manggis, Kecamatan Tulis, yakni Darwati (45), Casiyah (40), dan Saryati (55).

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa maut tersebut bermula saat ketiga korban bersama dua rekannya lagi, Bejo (65) dan Sukemi (42), sedang menyeberangi Sungai Kitiran setelah bekerja sebagai pemetik padi.

Kelimanya hendak pulang ke rumahnya di Desa Manggis yang berada di seberang sungai dari Desa Siberuk. Bejo dan Sukemi berjalan lebih dulu sampai pinggir sungai. Nasib nahas menimpa ketiga korban karena saat masih berada di tengah sungai, tiba-tiba datang air bah dan menerjang.

Ketiganya hanyut terbawa arus, Senin (30/3/2015) sekitar pukul 16.00 WIB. Darwati ditemukan tewas selang 30 menit setelah kejadian dan Casiyah ditemukan tewas pula sekitar pukul 20.00 WIB.

Sedangkan mayat Saryati, ditemukan dini hari tadi. Pencarian ketiga korban melibatkan warga, polisi, TNI, dan SAR.

Kapolsek Tulis AKP Puji Irianto mengatakan, ketiga korban sudah berhasil dievakuasi dan dibawa ke pihak keluarga masing-masing.

"Korban ditemukan dengan jarak yang berbeda. Kedua korban yang ditemukan sore hari berjarak sekitar satu sampai dua kilometer dari lokasi penyeberangan. Sedangkan, korban yang terakhir justru ditemukan hanya berjarak setengah kilometer. Mungkin masih tersangkut di dalam sungai, saat ditemukan tubuh korban mulai mengambang," ujarnya, Selasa (31/3/2015).

Menurut dia, arus Sungai Kitiran sangat tidak mungkin untuk membuat orang hanyut. "Tapi karena ada air bah, jadi arusnya seperti banjir bandang," lanjutnya.

Camat Tulis Triyanto menambahkan bahwa pencarian korban sempat terkendala minimnya pencahayaan.

"Pencarian sampai malam hari, karena satu baru ditemukan dini hari. Kendalanya ada di penerangan yang minim," katanya.

Peristiwa tersebut, papar dia, akan menjadi evaluasi. Rencananya, pihaknya berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD), SAR, TNI, dan Polri untuk mengantisipasi bencana. "Ya, nanti akan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait," tandasnya.
(zik)
Berita Terkait
Tenggelam Saat Mancing,...
Tenggelam Saat Mancing, Pelajar di Mojokerto Ditemukan Tak Bernyawa
3 Hari Pencarian, Remaja...
3 Hari Pencarian, Remaja Hanyut di Sungai Cicatih Sukabumi Ditemukan Tewas
Bengawan Solo Telan...
Bengawan Solo Telan Korban, Pria Pengembara Tewas Tenggelam
Asyik Bermain, Bocah...
Asyik Bermain, Bocah 5 Tahun Jatuh dan Terseret Arus Kali di Kramat Jati
Bocah Terseret Arus...
Bocah Terseret Arus Sungai hingga ke Laut Karawang, 1 Ditemukan Tewas
Bocah 5 Tahun Tewas...
Bocah 5 Tahun Tewas Terseret Arus Sungai saat Memancing
Berita Terkini
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
8 menit yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
3 jam yang lalu
Raih Penghargaan MURI,...
Raih Penghargaan MURI, BPJPH Diapresiasi Berbagai Pihak
3 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
3 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved