Ini Senjata Ahok untuk Atasi Tarif Angkutan Umum Jakarta

Senin, 30 Maret 2015 - 23:19 WIB
Ini Senjata Ahok untuk...
Ini Senjata Ahok untuk Atasi Tarif Angkutan Umum Jakarta
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta memiliki strategi untuk mengatasi fluktuatifnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Salah satu strateginya yakni menerapkan sistem rupiah per kilometer pada Bus Rapid Transit (BRT).

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, untuk mengatasi penetapan tarif angkot seiring fluktuasi harga BBM, pihaknya sudah memiliki strategi dengan penerapan sistem rupiah per kilometer. Untuk itu, pada tahun ini, Pemprov DKI akan menambah Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) ke BUMD PT Transportasi Jakarta dalam penggunaan Peraturan Gubernur (Pergub) APBD 2014.

"Jadi PMP yang awalnya hanya Rp1 triliun kami tambah menjadi Rp1,36 triliun. Penambahan tersebut untuk subsidi bus. Sehingga warga kalau enggak sanggup beli bensin mahal, Anda naik bus dengan harga murah," kata Ahok di Balai Kota, Senin (30/3/2015).

Ahok menjelaskan, sistem rupiah per kilometer ini nantinya akan berlaku kepada semua angkutan umum yang ada di bawah PT Transportasi Jakarta. Sehingga subsidi yang diberikan lebih tepat sasaran yaitu subsidi kepada orang yang mau naik kendaraan umum.

Mantan Bupati Belitung Timur itu pun tidak bisa berbuat banyak dengan naiknya tarif angkutan umum yang terjadi saat ini. Sebab, saat ini pemerintah seolah dipaksa lantaran para pengusaha angkutan umum sadar jika Pemprov tidak bisa mengadakan bus.

Ahok juga curiga jika ada oknum Dinas Perhubungan yang memang sengaja pelihara budaya kenaikan tersebut lantaran ada beberapa trayek yang masih menyuapnya. "Nah lebih baik pemerintah yg tanggung, kita bayar saja mulai dari e-money dia naik per kilometer. Semua nanti kayak Transjakarta, cuma bayar Rp3.500 bebas naik bus. kalau nanti sistemnya jalan kita mau beli bus dulu. Yang engga mau ikut kami akan bangkrut sendiri. Target kami 2016 sudah jalan semua sistem tersebut," jelasnya.
(whb)
Berita Terkait
Lin Kuning di Jember...
Lin Kuning di Jember Disulap Jadi Angkutan Umum Sultan
Angkutan Umum Naikkan...
Angkutan Umum Naikkan Tarif, Dirjen Hubdat: Itu Mekanisme Pasar
Menhub Izinkan Angkutan...
Menhub Izinkan Angkutan Umum Kembali Beroperasi Besok
4 Artis yang Suka Naik...
4 Artis yang Suka Naik Kendaraan Umum
Miris, Usaha Angkutan...
Miris, Usaha Angkutan Umum di Semarang Mati Suri
Dishub Sulsel Larang...
Dishub Sulsel Larang Angkutan Umum Tak Layak Beroperasi
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
4 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
6 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
6 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
6 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
8 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
9 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved