RSUD Rupit Kejar Kenaikan Tipe C

Sabtu, 28 Maret 2015 - 11:43 WIB
RSUD Rupit Kejar Kenaikan...
RSUD Rupit Kejar Kenaikan Tipe C
A A A
RUPIT - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) bulan Mei mendatang mulai melakukan pembangunan ruangan intensivecare unit (ICU). Pembangunan itu guna melengkapi persyaratan mengejar kenaikan tipe rumah sakit dari tipe D menjadi tipe C.

Direktur RSUD Rupit Arios Saplis mengatakan, pembangunan ruang ICU dan operasi segera dilakukan. Ruangan itu berada di belakang rumah sakit samping ruang Radiologi. Bahkan, perlengkapan alat kesehatan telah disiapkan untuk kedua ruangan tersebut termasuk sumber daya manusia. Pembangunan ruangan ICU dan operasi, kata dia, merupakan terobosan menciptakan pelayanan kesehatan di masyarakat.

Bahkan, sesuai dengan Permenkes No 340/2010 tentang Klasifikasi Peningkatan Tipe Rumah Sakit. “Kita bangun memenuhi persyaratan yang diatur. Saah satunya di RSUD Rupit telah ada lima dokter spesialis tetap yang bertugas, yakni spesialis bedah, spesialis penyakit dalam, anak, kandungan dan spesialis mata,” kata Arios di ruang kerjanya, kemarin.

Menurutnya, untuk ruang ICU dan operasi sebelumnya telah ada. Namun, pembangunan yang baru agar bisa lebih meningkatkan pelayanan kesehatan. Untuk sarana prasarana lain nya saat ini, bisa menampung pasien rawat inap sebanyak 50 tempat tidur. Dengan ruang rawat inap yang terdiri dari ruang rawat inap kelas 1, 2 dan kelas 3 untuk dewasa wanita dan dewasa pria serta ruang ibu dan anak.

Namun, untuk pengembangan kedepan, selain ruang ICU dan operasi juga dilakukan pembangunan khusus untuk ruang ibu dan anak yang saat ini telah ada bangunan di samping gedung utama RSUD. Selain itu, pihaknya juga akan menambah kapasitas tempat tidur sebanyak 50 unit sehingga total seluruhnya akan menjadi 100 unit. Direncanakan juga akan dibangun kelas sebanyak 5-10 ruangan.

Pengembangan pembangunan baru. Sekarang ruang rawat inap kelas 1, kelas 2, kelas 3 dewasa wanita dan pria, ruangan ibu dan anak. Nanti ruangan ibu dan anak dipisah. “Untuk SDM yang ada sekarang sebanyak 62 orang perawat, 10 dokter umum, 5 dokter spesialis, tetapi untuk pengembangan dua ruangan disiapkan petugas ruang operasi yakni petugas penata anatesi dan petugas instrument bedah,” ujarnya.

Pengembangan yang dilakukan ini, kata Arios, diharapkan RSUD Rupit lebih refresentatif dan dapat sejajar dengan RSUD Kabupaten induknya. “Kami berharap inovasi dan pembangunan infrastruktur RSUD Rupit meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan di Rupit. Meskipun baru berdiri sebagai Kabupaten, RSUD Rupit kedepan bisa menjadi RSUD andalan masyarakat Muratara,” tegas nya.

Sementaraitu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Muratara, Devi Arianto mengatakan, pembangunan infrastruktur RSUD yang segera dilakukan hendaknya benar-benar diawasi. Karena pembangunan yang dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dan kualitas RSUD Rupit. “Dewan sesuai fungsinya akan terus melakukan pengawasan terhadap pembangunan dan pelayanan di RSUD Rupit,” pungkasnya.

Hengky chandra agoes
(bhr)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Sukseskan MBG, Aliansi...
Sukseskan MBG, Aliansi Asta Cita Merah Putih 08 Luncurkan Gerakan Minum Susu
7 menit yang lalu
389 Personel Polisi...
389 Personel Polisi Dikerahkan Amankan Konser Akbar Monas 2026
35 menit yang lalu
BNPB Bangun 238 Huntap...
BNPB Bangun 238 Huntap bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
1 jam yang lalu
Rano Karno: Jakarta...
Rano Karno: Jakarta Harus Jadi Tempat Masyarakat Bebas Berdiskusi Tanpa Rasa Takut
1 jam yang lalu
Pria Tewas dengan Luka...
Pria Tewas dengan Luka Tembak di Hotel Mewah Sempat Kirim WA Permintaan Maaf ke Istri
2 jam yang lalu
Kolaborasi Seni Kontemporer...
Kolaborasi Seni Kontemporer dan Industri Kreatif Lahirkan Karya Artistik
2 jam yang lalu
Infografis
Kenaikan Uang Kuliah...
Kenaikan Uang Kuliah Tunggal Akhirnya Resmi Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved