Rumah Dijual Anak, Nenek di Samarinda Telantar

Selasa, 24 Maret 2015 - 22:17 WIB
Rumah Dijual Anak, Nenek...
Rumah Dijual Anak, Nenek di Samarinda Telantar
A A A
SAMARINDA - Gara-gara rumahnya dijual sang anak, seorang nenek di Samarinda, Kalimantan Timur, telantar dan terpaksa tidur di teras bekas rumahnya sendiri. Mama Fajar, demikian nenek berusia 80-an tahun itu biasa disapa oleh tetangga sekitarnya, tinggal sendiri di Jalan Lambung Mangkurat, Gang Arema, RT 12, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Dia terpaksa tinggal di teras karena rumahnya dijual oleh anak kandungnya sendiri. Berdasarkan keterangan tetangganya, rumah tersebut dijual anak tertua Mama Fajar. Sayang, uang hasil penjualan dibawa kabur oleh anaknya itu.

Alhasil, dia pun terpaksa harus mencari cara agar tetap punya tempat tinggal. Pilihannya adalah tinggal di teras bekas rumahnya itu.

"Uang hasil penjualan rumah dibawa kabur sama anaknya tanpa mempedulikan orangtuanya yang sudah renta itu. Pemilik rumah yang baru membolehkan Mama Fajar tinggal di bekas rumahnya sampai pembangunan selesai," kata Erwin, tetangga Mama Fajar, Selasa (24/3/2015).

Tambah Erwin, Mama Fajar harus menjalani kehidupan secara tak wajar, hanya di teras bekas rumahnya dengan beralas seadanya. Bantuan warga sekitar sebenarnya setiap hari diberikan. Mulai dari makanan hingga kebutuhan harian rutin diberikan warga secara swadaya. Namun, tentu saja itu belum cukup jika melihat kondisi nenek ini yang semakin melemah.

"Bahkan, sudah dua minggu ini Mama Fajar habis terjatuh dan stroke," ujar Erwin.

Berkat bantuan warga sekitar yang diunggah ke berbagai media sosial, kabar soal Mama Fajar ini sampai ke Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. Dia pun langsung menginstruksikan instansi terkait untuk membantu Mama Fajar.

Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan serta puskesmas setempat diperintahkan secepatnya melakukan penanganan evakuasi dini.

"Nanti biaya perawatan dan lainnya sementara biar saya yang tanggung sambil melihat perkembangan kesehatan nenek ini. Nanti kita usahakan tempat yang layak, entah di panti jompo atau yang lainnya kita pikirkan sambil jalan yang penting sudah ditangani dulu dengan baik," kata Jaang.

Pemerintah Kota Samarinda juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga sekitar yang telah membantu selama ini.
(zik)
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
31 menit yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
45 menit yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
55 menit yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
1 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
1 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved