30 Jalur di Garut Selatan Rawan Tergerus Longsor

Selasa, 24 Maret 2015 - 11:13 WIB
30 Jalur di Garut Selatan...
30 Jalur di Garut Selatan Rawan Tergerus Longsor
A A A
GARUT - Sedikitnya 30 akses jalan menuju wilayah Garut Selatan rawan terputus. Bahkan, lima diantaranya kondisi badan jalan sudah sangat rawan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut mendata 30 titik jalur menuju Garut selatan itu terancam putus akibat longsor dan amblas akibat abrasi. Satu titik jalur yang kondisinya mempri hatinkan terletak di Kampung Badega, Desa Cipangramatan, Kecamatan Cikajang. Nyaris setengah badan jalan di titik ini amblas dengan panjang sekira enam hingga delapan meter.

“Sementara kedalaman dari atas jalan ke bawah itu kurang lebih 12 meter. Jalannya amblas akibat abrasi dan longsor pada saat hujan deras di Januari 2015 lalu,” kata Kepala Seksi Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kabupaten Garut TB Agus, kemarin. Untuk menghindari kecelakaan, BPBD dan instansi terkait telah memasangi rambu-rambu di titik tersebut.

Beberapa drum juga dipasang sekitar di pinggir jalan sebagai pembatas bagi kendaraan yang melintas. Masyarakat sekitar pun ikut membantu kendaraan yang melintasi jalur di titik ini. Mereka memberlakukan sistem buka tutup jalur, karena peristiwa tanah amblas di lokasi itu hanya tinggal menyisakan setengah badan jalan.

“Saat jalan di titik itu amblas, kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Bina marga Kabupaten Garut. Mereka menjawab jalur itu bukan kewenangannya, melainkan kewenangan Dinas Binamarga Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

Se lain di lokasi tersebut, setidaknya masih terdapat empat titik lain jalan yang terancam terputus di antara jalur Cikajang-Cisompet. “Masih ada dua titik yang terancam abrasi Sungai Cisangg iri, yaitu satu masuk ke wilayah Kecamatan Cikajang, sementara satu lagi masuk di wilayah Kecamatan Cihurip.

Sementara dua titik lainnya ada di kawasan Gunung Gelap, Kecamatan Cisompet. Dua titik di Cisompet ini terancam putus oleh longsoran tebing. Secara keseluruhan, ada 30 titik jalan yang rawan terputus,” paparnya.

Fani ferdiansyah
(ftr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
2 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
8 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
9 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
9 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
9 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved