Tak Mau Kembalikan Mahar, Oknum TNI Pukul Pemuka Adat

Senin, 23 Maret 2015 - 14:28 WIB
Tak Mau Kembalikan Mahar,...
Tak Mau Kembalikan Mahar, Oknum TNI Pukul Pemuka Adat
A A A
MEULABOH - Oknum TNI berpangkat Praka berinisial MZ anggota Korem 012/Teuku Umar (TU) tega melakukan pemukulan terhadap pemuka adat di Desa Marek, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh.

Hamdan (60), yang menjadi korban pemukulan itu mengalami pendarahan di bagian tangan, ironisnya peristiwa yang terjadi pada Sabtu 21 Maret tersebut terjadi di Mapolsek setempat.

Peristiwa ini, berawal dari keluarga mempelai wanita yang membatalkan pernikahannya, padahal pihak mempelai pria sudah memberikan mahar banyak 5 mayam emas (1mayam=3,37 gram) kepada mempelai wanita.

“Mempelai pria meminta emasnya dikembalikan, namun pihak keluarga perempuan menolak, sehingga aparat desa mengadukan pada pihak berwajib, dan dilakukan mediasi di Mapolsek,” kata Kepala Desa Marek, Sabirin.

Saat mediasi berlangsung di Mapolsek, MZ oknum TNI yang merupakan abang dari mempelai perempuan ini secara tiba memukul sang pemuka adat setempat, setelah memukul anggota TNI yang masih mengenakan pakaian loreng ini langsung meninggalkan lokasi kejadian.

"Saya sedang memberi keterangan di Polsek Kawai XVI. Muzakir datang pakek seragam TNI-AD langsung memukul saya dengan kursi, kenalah tangan sampai berdarah kalau tidak saya tahan pake tangan muka saya hancur," pengakuan Hamdan (60).

Sementara itu Musa pria yang gagal menikah dengan keluarga TNI tersebut kepada Sindonews mengatakan, dirinya pernah menerima pesan singkat dari MZ berupa ancaman dibunuh apabila persoalan tersebut diperpanjang atau tetap diselesaikan secara hukum.

"Setelah diancam bunuh saya jadi takut, apalagi berurusan dengan anggota mereka punya senjata makanya saya percayakan urusan ini kepada orang tua gampang biar diselesaikan," ungkapnya.

Terpisah Komandan Korem 012/Teuku Umar, Kolonel Arh Ruruh A Setyawibawa melalui Kepala Penerangan Korem Mayor Ramdan, mengaku pihaknya sudah mengamankan seorang anggota TNI, berpangkat Praka berinisial MZ, yang diduga telah melakukan tindak kekerasan terhadap seorang warga.

“Rencananya kasus ini akan dilakukan perdamaian, sebab kedua belah pihak sepakat untuk damain. Namun untuk tindak kekerasan yang dilakukan anggota itu tetap akan diusut Polisi Militer jika terbukti bersalah,” jelasnya, Senin (23/3/2015).
(sms)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
4 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
6 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
6 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
6 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
7 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
9 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved