Buruh Pemetik Kelapa Meninggal di Atas Pohon

Senin, 23 Maret 2015 - 00:21 WIB
Buruh Pemetik Kelapa...
Buruh Pemetik Kelapa Meninggal di Atas Pohon
A A A
GARUT - Seorang buruh pemetik buah kelapa bernama Emul (25), warga Kampung Peer, Desa Mekarsari, Kecamatan Cibalong, Garut, tewas di atas pohon kelapa setinggi tujuh meter.

Pemuda itu ditemukan meninggal oleh tiga rekannya tersangkut di atas salah satu pohon kelapa, di Kampung Simpangsari, Desa Mekarsari, tadi siang.

Belum diketahui penyebab korban meninggal di atas pohon. Namun sejumlah rekannya sesama buruh pemetik buah kelapa menuturkan, Emul sempat mengeluh nyeri di bagian dada.

"Kepada seorang teman, Emul sempat mengeluh sakit dada. Kami langsung memperingatkannya agar berhenti dan tidak usah naik lagi. Namun dia bilang tanggung, karena tinggal satu pohon lagi," kata Aep (54), rekan sesama buruh, Minggu (22/3/2015).

Setelah korban menaiki pohon, ketiga rekannya yang lain melanjutkan tugasnya masing-masing, yaitu mengumpulkan ratusan buah kelapa yang sudah dipetik dan dihitung. Tak lama kemudian, mereka kaget setelah topi yang dipakai korban terjatuh.

"Begitu topinya jatuh, langsung kami melihat ke arah atas (pohon). Emul sudah terlihat lemas. Seperti tersangkut. Seketika kami panik semua. Seseorang di antara kami yang bernama Enur (35) mencoba naik dan melihat keadaannya," jelasnya.

Saat di atas pohon, Enur mengira jika Emul pingsan. Dicoba disadarkan, tapi tidak bangun-bangun. Mereka pun langsung bersiap-siap melakukan upaya untuk mengevakuasinya.

Proses evakuasi dari atas pohon berlangsung dramatis. Rekan-rekannya menggunakan tambang dan kain sarung untuk membawa Emul turun.

"Enur naik lagi ke atas. Dia menggendong Emul dengan mengikat tubuhnya menggunakan kain sarung dan tambang. Di bawah, saya dan Ade (33) bersiap-siap untuk menahan mereka. Pas sudah dibawa turun kemudian saya cek, tidak ada denyut nadi," ujarnya.

Tubuh Enur kemudian dibawa rekan-rekannya ini ke rumah kerabatnya. Di rumah itu, mereka memanggil seorang mantri kesehatan untuk mengecek kembali keadaan korban.

"Kemudian mantri meminta kami semua membawa Emul ke rumah sakit (RSUD Pameungpeuk) untuk lebih pasti. Di sana pihak dokter memang menjelaskan bahwa Emul telah meninggal," ucapnya.

Rekan kerja korban dan pihak keluarga merasa terpukul atas kejadian tersebut. Terlebih, Emul tidak memiliki riwayat penyakit jantung.

"Kami semua tidak menyangka. Dia masih muda dan terlihat sehat-sehat saja. Ini adalah takdir dari Yang Maha Kuasa. Kami harus menerimanya. Jenazah Emul kemudian dimakamkan di TPU Kampung Peer," tandasnya.
(san)
Berita Terkait
Pasca Terjadinya Kecelakaan...
Pasca Terjadinya Kecelakaan Kerja, Garis Polisi Dipasang di Proyek PLTP Dieng
27 Kasus Kecelakaan...
27 Kasus Kecelakaan Kerja Terjadi di PT SGS Sejak 2020
Karyawan Pabrik Kayu...
Karyawan Pabrik Kayu Lapis di Luwu Meninggal Tertarik Mesin
Perbaiki Septic Tank,...
Perbaiki Septic Tank, Wawi Tewas Tertimpa Dinding di Jagakarsa
Kecelakaan Kerja di...
Kecelakaan Kerja di Luwu Kembali Terjadi, Seorang Karyawan Meninggal Dunia
Remaja di Jakarta Rentan...
Remaja di Jakarta Rentan Kecelakaan Kerja, Diperlukan Aplikasi Layanan Kesehatan Digital
Berita Terkini
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
23 menit yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
1 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
3 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
3 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
4 jam yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
12 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved