Warga Keluhkan KK Sementara

Sabtu, 21 Maret 2015 - 10:31 WIB
Warga Keluhkan KK Sementara
Warga Keluhkan KK Sementara
A A A
MEDAN - Warga Kota Medan mengeluhkan kebijakan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Medan yang mengeluarkan Kartu Keluarga (KK) sementara. Sebab, kebijakan tersebut membuat warga kerepotan karena harus mengurus KK berulang kali.

“Saya datang ke Kantor Disdukcapil mau mengurus KK, karena KK saya yang berwarna merah itu KK yang lama. Sementara kalau mau mengurus BPJS harus menggunakan KK yang baru berwarna biru,” ujar Usman, warga Jalan Sei Musi, Jumat (20/3). Namun, setelah mengurus KK yang baru, ternyata masih diberikan KK sementara. Petugas Disdukcapil beralasan blangko KK yang baru sudah habis.

“Saya kira setelah saya urus bisa keluar KK yang baru, namun masih KK sementara. Kalau begini nanti terpaksa saya kembali mengurus KK. Saya ini karyawan swasta jadi saya repot untuk bolak-balik mengurus KK ini. Mana bisa kita izin begitu saja di kantor,” kata Usman. Dia menyesalkan Pemko Medan yang tidak segera mengantisipasi penambahan blangko KK baru.

Jika banyak masyarakat yang mengurus pergantian KK, harusnya Pemko Medan segera mencetak blangkonya yang baru. “Maunya jangan seperti ini. Kita diberikan KK tapi ini masih sifatnya sementara, habis tenaga dan waktu kita. Termasuk juga dana. Sebab, meskipun tidak membayar, pasti kita memberi uang lelah sama mereka,” ujar Usman.

Menanggapi hal ini, Kadisdukcapil Kota Medan, OK Zulfi, mengakui mengambil kebijakan untuk membuat blangko KK sementara karena keadaannya darurat. Pasalnya, Disdukcapil Medan mengklaim setiap hari ada lebih dari seribu pergantian KK lama ke baru. "Tidak mungkin kami biarkan atau telantarkan masyarakat yang ingin menggantikan KK. Jadi, kebijakan (membuat blangko KK sementara) harus diambil," ujar OK Zulfi.

Menurut dia, kebijakan yang diambilnya ini sudah dikonsultasikan terlebih dahulu dengan sekretaris daerah serta wali kota Medan. "Mana mungkin kebijakan strategis ini tidak melibatkan pimpinan, secara lisan maupun tulisan sudah diberi tahu," ungkapnya. Mantan sekretaris Dewan itu menambahkan, selain berkomunikasi dengan atasan langsung, OK Zulfi juga sudah berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Dirjen Disdukcapil.

Setelah melihat stok blangko KK menipis, antusiasme dan permintaan atas KK baru juga tinggi. Jadi, Disdukcapil Medan langsung mengirimkan surat ke Dirjen Disdukcapil Kemendagri. "Tanggal 5 Februari suratnya dikirim, Sedangkan untuk pemberlakuan KK sementara sejak 27 Februari 2015. Jadi, siapa bilang kami tidak ada koordinasi," ucap pria berkepala plontos itu.

Permintaan tinggi atas pergantian KK lama ke KK baru juga tidak lepas dari kebijakan BPJS yang mengharuskan masyarakat memiliki KK baru sebelum mendaftar. Alasannya, KK lama tidak seluruhnya memiliki NIK, karena masih menggunakan KTP lama. Sedangkan blangko KK biru sudah menggunakan NIK, dan datanya sudah diperbarui.

Lia anggia nasution
(bbg)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
39 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved