Rupiah Melemah, REI Jamin Harga Properti Tetap Stabil

Kamis, 19 Maret 2015 - 12:08 WIB
Rupiah Melemah, REI...
Rupiah Melemah, REI Jamin Harga Properti Tetap Stabil
A A A
MEDAN - Pengusaha properti memastikan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak berpengaruh terhadap harga jual rumah. Sebab, pelemahan nilai rupiah itu tidak berdampak langsung terhadap bisnis properti.

Hal itu dikarenakan sebagian besar komponen bahan bangunan berasal dari lokal. Hanya besi saja yang didatangkan dari luar negeri. “Secara langsung tidak ada pengaruhnya. Soalnya, hampir seluruh bahan bangunan dibeli dari lokal. Hanya besi saja yang harus diimpor dan dibeli dengan dolar. Namun, itu pun besi yang berukuran besar yang digunakan untuk kerangka bangunan.

Saya rasa dampaknya kecil,” ujar Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sumut, Umar Husin, kepada KORAN SINDO MEDAN, kemarin. Dengan kondisi semacam ini, Umar optimistis penjualan rumah, baik subsidi maupun komersial, tidak akan terpengaruh. “Kita tidak bicara tentang rumah subsidi saja, namun juga secara keseluruhan, termasuk rumah komersial dan lainnya.

Semuanya itu tidak terpengaruh dengan nilai tukar rupiah. Terlebih lagi dengan rumah subsidi, harganya sudah ditetapkan pemerintah,” ujarnya. Disinggung mengenai fakta bahwa penjualan rumah tahun ini menurun, Umar menampik hal itu akibat melemahnya nilai rupiah. Turunnya penjualan rumah lebih dikarenakan imbas kondisi ekonomi di 2014.

Namun, Umar memprediksi penjualan rumah tahun ini akan terus meningkat. Hal itu disebabkan pemerintah sudah memberikan kemudahan, baik kepada pengembang maupun pembeli. Misalnya pemerintah sudah menurunkan bunga rumah subsidi yang masuk ke dalam program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari 7,25% menjadi 5%.

Begitu juga dengan down payment (DP) rumah FLPP tersebut sudah diturunkan dari 5% menjadi 1%. Dengan demikian, masyarakat berpenghasilan rendah akan lebih mudah membeli rumah FLPP. “Terlebih lagi REI telah menandatangani MoU dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang serta kepala BPN tentang percepatan sertifikat tanah untuk rumah MBR.

Selain itu, pemerintah juga sudah mencanangkan pembangunan satu juta rumah subsidi. Dengan segala kemudahan yang telah diberikan pemerintah tersebut, kami optimistis penjualan rumah akan meningkat,” ucapnya. Sementara itu, Wakil Sekjen REI Pusat, Tomi Wistan, mengungkapkan, bisnis properti memang bisa terpengaruh tapi tergantung seberapa besar anjloknya nilai tukar rupiah.

“Kalau masih seperti ini saya rasa tidak terlalu berpengaruh. Namun, kalau nilai tukar rupiah sudah mencapai level Rp20.000 per USD, itu baru berpengaruh,” paparnya. Memang, kata dia, melemahnya nilai tukar rupiah akan mempengaruhi keuntungan penjualan rumah subsidi. Mengingat, harga besi kerangka bangunan yang harus diimpor dari luar negeri akan naik.

Sementara pengembangan yang mengembangkan perumahan subsidi tersebut tidak bisa menaikkan harga jual rumah subsidi tersebut, karena harga jual rumah subsidi sudah ditentukan pemerintah. “Paling tidak penjualannya akan melambat dan margin pengembang pun akan berkurang hingga 20% dikarenakan pengembang harus menanggung penambahan biaya produksi,” ucapnya.

Dicky irawan
(bhr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
51 menit yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
2 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
3 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved