Hasil Autopsi Bocah SD yang Tewas Mengenaskan di Kamar

Selasa, 17 Maret 2015 - 02:03 WIB
Hasil Autopsi Bocah...
Hasil Autopsi Bocah SD yang Tewas Mengenaskan di Kamar
A A A
PROBOLINGGO - Teka-teki kematian Andara Arjuna Dewabrata (12), bocah SD yang tewas mengenaskan di dalam kamar tidurnya, terjawab. Ini setelah polisi melakukan autopsi terhadap jenazah murid SDN Kebonsari Kulon 2 Kota Probolinggo itu.

Dari pemeriksaan autopsi diketahui bahwa korban meninggal dalam kondisi tidak wajar. Di tubuh putra pasangan Hengki Nova Eka dan Agus Widarti ditemukan bekas kekerasan. Pada leher korban yang terjerat tali terdapat bekas cekikan yang mengakibatkan tulang lehernya patah.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Damar Basthiar mengungkapkan, hasil autopsi tersebut merupakan salah satu petunjuk untuk mengetahui penyebab kematian korban. Korban ditemukan tewas dalam kondisi tangan dan kaki terikat tewas akibat kekerasan dari pelaku yang belum diketahui identitasnya.

"Hasil autopsi diketahui korban meninggal karena kekerasan dengan menggunakan benda tumpul. Pada leher korban terdapat bekas cekikan yang mengakibatkan patah tulang," kata Kasat Reskrim AKP Damar, Senin (16/3/2015).

Meski korban ditemukan dalam kondisi setengah telanjang, kata AKP Damar, tim medis memastikan tidak terjadi kekerasan seksual. Kasus ini juga bukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan karena harta benda milik korban masih utuh.

Untuk mengungkap kasus pembunuhan tersebut, pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Keterangan para saksi diharapkan menjadi petunjuk untuk menemukan siapa pelaku dan motif pembunuhan tersebut.

"Hasil penyelidikan ini kami kembangkan untuk mengetahui siapa pelaku dan motif pembunuhan tersebut," katanya.

Sementara itu, sejumlah teman korban mengaku prihatin dan kehilangan atas kasus yang menimpa Andara Arjuna. Mereka berharap agar kepolisian dapat menangkap dan menghukum pelaku pembunuhan tersebut.

"Teman-teman merasa sedih dan kehilangan. Andara anak yang baik dan suka bermain bola. Pembunuhnya harus ditangkap dan dihukum berat," kata Alfan, teman bermain korban semasa hidup.

Diberitakan sebelumnya, Andara Arjuna, seorang bocah SD, ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya di Kelurahan Jebreng, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Minggu (15/3/2015). Korban yang berusia 12 tahun ini ditemukan dalam kondisi leher terjerat tali, kaki dan tangan terikat serta mulut dibungkam masker. (Baca juga: Bocah SD Ditemukan Tewas Mengenaskan di Dalam Rumahnya).
(zik)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
17 menit yang lalu
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
2 jam yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
2 jam yang lalu
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
3 jam yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
6 jam yang lalu
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
15 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved