Dua Remaja Tewas di Danau Eks Galian C

Sabtu, 14 Maret 2015 - 09:02 WIB
Dua Remaja Tewas di...
Dua Remaja Tewas di Danau Eks Galian C
A A A
SLAWI - Danau di bekas penambangan galian C di Dukuh Apu, Desa Karangdawa, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal memakan korban.

Dua orang remaja tewas tenggelam saat bermain di lokasi yang menjadi objek wisata dadakan dan terkenal dengan sebutan Danau Beko kemarin. Kedua korban tersebut, yakni Mustofa, 19, Mahasiswa Univer sitas Pancasakti (UPS) Tegal, dan Amim, 16, siswa kelas 2 SMK Maarif Slawi. Mereka bertetangga di Dukuh Bogasari, Desa Jembayat RT 01/RW 11 Kecamatan Margasari.

Kedua korban awalnya bermain di lokasi kejadian bersama tiga orang temannya sekitar pukul 10.00 WIB. Puas berkeliling dan melihat-lihat pemandangan di sekitar lokasi, mereka kemudian memutuskan untuk berenang di danau. Amim lebih dulu terjun ke da nau bekas penambangan batukapur itu.

Saat itu korban yang tak bisa berenang mengira jika kondisi air di danau dangkal. Padahal kedalamannya mencapai sekitar 7 meter. Korban pun tenggelam dan berupaya ditolong oleh Musthofa yang melihat lebih dulu. Nahas, keduanya akhirnya justru samasama tenggelam dan akhirnya tewas di lokasi. “Korban Musthofa berusaha menolong korban Amim yang tenggelam tapi tidak berhasil dan malah ikut tenggelam,” ujar Kapolsek Margasari AKP Sugeng Subagyo kemarin.

Sugeng menyatakan lokasi kejadian merupakan bekas galian C yang setiap hari ramai didatangi warga dan menjadi obyek wisata dadakan. Sebab, di lokasi banyak terdapat kubangan bekas penggalian yang membentuk danau karena terus diguyur hujan. “Sebenarnya di lokasi bekas galian C ini sudah kami pasangi papan larangan berenang. Namun, tetap saja warga banyak yang tidak menghiraukan dan berdatangan untuk berenang,” papat Sugeng.

Perketat Aktivitas Galian C

Di Kendal, Dinas Perhubungan (Dishub) memperketat aktivitas galian C. Ini dilakukan untuk mengurangi kerusakan jalan dan protes dari warga. Kepala Dishub Subarso mengatakan aktivitas galian C mengatakan mayoritas kendaraan pengangkut galian C melebih batas tonase. Aktivitas galian C di antaranya dilakukan di Kecamatan Kaliwungu, Kaliwungu Selatan, Ngampel, dan Pegandon.

Dari 20 kecamatan yang ada di Kendal, jalan yang mengalami kerusakan parah yakni yang dilintasi kendaraan pengangkut galian C. “Operasi ini termasuk berat muatan dan juga jam aktivitas galian C. Sesuai aturan, pengangkut mulai aktivitas mulai pukul delapan pagi sampai pukul lima sore. Tapi, kenyataan di lapangan memang beda, bahkan mulai subuh sampai jam sepuluh malam. Ini yang akan kami tertibkan,” ucapnya.

Kendati demikian, pihaknya hanya berwenang untuk melakukan operasi. Sedangkan penilangan sudah menjadi kewenangan polisi. Kepala Desa Ngareanak, Kecamatan Singorojo, Agung Wi - djojo mengatakan pemerintah harus mengambil peran penting untuk mengatasi kerusakan galian C, baik perbaikan maupun mengantisipasi penyebabnya.

“Masyarakat itu sudah bosan dengan kondisi jalan rusak yang tak kunjung segera diperbaiki. Saya kira penyebabnya sudah jelas, tinggal ambil langkah dan bergerak,” ujarnya. Kerusakan diduga karena kon tur tanah yang gembur dan lalu lintas truk dengan tonase tinggi. Aktivitas kendaraan berat dengan tonase melebih ka - pasitas tersebut berjalan tiap hari.

“Hal ini juga perlu mendapat perhatian dari pemerintah, supaya jalan tidak mudah rusak. Selain itu, sangat mengganggu warga karena dari muali fajar sampai malam truk-truk itu lalu lalang,” papar Agung Widjojo.

Farid firdaus/ Wikha setiawan
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
1 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
1 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
1 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
1 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 jam yang lalu
Infografis
HBL Mantiri, Eks Panglima...
HBL Mantiri, Eks Panglima Komando di Timtim yang Dapat Pangkat Jenderal Kehormatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved