Hilang di Atlantik, DNA Keluarga ABK Kapal Taiwan Diambil

Sabtu, 14 Maret 2015 - 08:19 WIB
Hilang di Atlantik,...
Hilang di Atlantik, DNA Keluarga ABK Kapal Taiwan Diambil
A A A
JEMBER - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Tengah (Jateng) dan Kemenlu akan mengambil sampel DNA keluarga Anak Buah Kapal (ABK) kapal Taiwan yang hilang di Samudera Atlantik. Dari 21 ABK, 12 di antaranya dipastikan berasal dari Kabupaten Tegal, Brebes, dan Pemalang.

Kasi Penempatan Tenaga Kerja Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Tegal Algunto menyatakan, sudah mendapat informasi dari Kemenlu terkait rencana pengambilan sampel DNA keluarga ABK kapal Hsiang Fu Cheun.

"(Kemarin malam) saya dapat informasi dari Kemenlu, hari Sabtu (14 Maret) besok (hari ini) akan dilakukan pengambilan sampel DNA oleh Kemenlu dan Tim DVI Polda Jateng," kata Algunto kepada Sindonews, Jumat 13 Maret 2015.

Menurut Algunto, pengambilan sampel DNA itu akan dilakukan di Polres Pemalang, Tegal, dan Brebes. Para keluarga ABK nantinya akan dikumpulkan di tiga mapolres tersebut untuk memudahkan proses pengambilan sampel DNA.

"Dari polres dan perusahaan penyalur kemungkinan sudah memberitahukan ke kaluarga ABK. Tapi kami juga tetap akan ikut memberitahukan ke mereka hari ini (kemarin)," tuturnya.

Disinggung apakah sudah ada kepastian kapal tenggelam sehingga dilakukan pengambilan sampel DNA, Algunto mengaku belum mendapatkan informasi pasti. Hal itu menurutnya masih dalam penelusuran pihak-pihak berwenang seperti Kemenlu dan BN2PTKI.

"Pengambilan sampel DNA ini mungkin sebagai langkah antisipasi proses identifikasi agar jika nantinya dibutuhkan oleh pihak berwenang di Taiwan sudah ada," tandasnya.

Berdasarkan data ABK kapal Hsiang Fu Cheun dari BNP2TKI yang diperoleh Dinsosnakertrans, selain ada tiga ABK yang berasal dari Kabupaten Tegal, terdapat lima ABK berasal dari Brebes dan empat ABK dari Kabupaten Pemalang.
(mhd)
Berita Terkait
Update Operasi Pencarian...
Update Operasi Pencarian Korban Kapal Tenggelam, 42 Orang Belum Ditemukan
Pencarian Korban Kapal...
Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Pontianak
KM Ladang Pertiwi yang...
KM Ladang Pertiwi yang Tenggelam Rupanya Berpenumpang 50 Orang
Tim DVI Polda Sulsel...
Tim DVI Polda Sulsel Identifikasi 1 Jenazah Korban KM Ladang Pertiwi
Bagaimana Menyelamatkan...
Bagaimana Menyelamatkan Kapal Selam Titan Jika Ditemukan? Begini Opsi yang Dilakukan
Tangis Pecah di Buton...
Tangis Pecah di Buton Tengah, 15 Korban Kapal Tenggelam Dimakamkan dalam 1 Liang
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
1 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
1 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
2 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
2 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
2 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved