Ini Evaluasi APBD DKI 2015 dari Kemendagri

Kamis, 12 Maret 2015 - 08:40 WIB
Ini Evaluasi APBD DKI...
Ini Evaluasi APBD DKI 2015 dari Kemendagri
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menerima hasil evaluasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI 2015 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), pada Rabu 11 Maret 2015. Dalam evaluasi itu, Kemendagri memberikan beberapa catatan.

Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan, yang pertama mengenai belanja pegawai sebesar Rp19,02 triliun. Hal itu dinilai tidak wajar lantaran hampir seperempat total belanja yakni Rp67,5 triliun.

Sambungnya, belanja itu juga jauh lebih besar ketimbang penanganan banjir di Ibu Kota Jakarta yang hanya mencapai Rp5,3 triliun.

"Yang kedua yaitu belanja Pendidikan yang menurun dari TA (tahun anggaran) 2014 mencapai 25,31 persen sementara untuk TA 2015 hanya mencapai 21,62 persen," kata Tjahjo melalui pesan singkatnya kepada wartawan, semalam.

Ketiga, kata dia, pagu anggaran untuk TA 2014 sebesar Rp63,65 triliun digunakan untuk membiayai sisa kebutuhan sembilan bulan diprioritaskan untuk belanja wajib dan mengikat.

Seperti pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) sebesar Rp4,62 triliun, dan Pengadaan Bus Transjakart Rp1 triliun, pengerukan sungai, perbaikan gorong-gorong, perbaikan jalan, dan anggaran pendidikan, kesehatan masyarakat DKI.

"Keempat, sedangkan untuk belanja-belanja yang tidak perlu seperti belanja perjalanan dinas ke luar negeri, kunjungan kerja, sosialisasi, rapat kerja prinsipnya boleh. Namun dikurangi," tuturnya.

Dari kesemuanya itu, Tjahjo mengatakan evaluasi ini harus diimbangi dengan harapan setelah ini, tujuh hari (kerja) setelah diterimanya evaluasi bisa menjadi perhatian antara Pemprov DKI dan DPRD DKI Jakarta.

Dia juga meminta, agar Pemprov DKI Jakarta dan DPRD DKI tidak terlambat dalam menindaklanjuti evaluasi itu. Karena, hal itu akan merugikan masyarakat DKI Jakarta.

Meski demikian, dirinya menghargai proses politik yang ada di DPRD DKI Jakarta. Begitu juga proses hukum yang diajukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke KPK dan Polda Metro Jaya.
(mhd)
Berita Terkait
APBD DKI Jakarta 2024...
APBD DKI Jakarta 2024 Diperkirakan Rp81,58 Triliun
Dibahas di Puncak, APBD...
Dibahas di Puncak, APBD Perubahan DKI Akan Disahkan 13 November 2020
DPRD-Pemprov Bahas APBD...
DPRD-Pemprov Bahas APBD Perubahan 2020 dan RAPBD DKI 2021 secara Pararel di Puncak
Target Pajak 2021 Senilai...
Target Pajak 2021 Senilai Rp41,5 Triliun Dinilai DPRD DKI Membebani Masyarakat
DPRD Sepakati APBD DKI...
DPRD Sepakati APBD DKI Jakarta 2022 Sebesar Rp82,47 Triliun
PKB: APBD DKI Diprioritaskan...
PKB: APBD DKI Diprioritaskan untuk Pembangunan Masyarakat
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
5 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
6 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
6 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
6 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
6 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved