Sungai Mengering, Penampungan Air Kerontang

Rabu, 04 Maret 2015 - 11:35 WIB
Sungai Mengering, Penampungan...
Sungai Mengering, Penampungan Air Kerontang
A A A
KOTA BANDUNG - Kota Bandung terus menata diri. Beragam proyek pembangunan sedang dikerjakan oleh Pemkot Bandung, demi memberi rasa nyaman warga yang tinggal di dalamnya. Pembangunan taman-taman tematik, penataan pedestrian terus dilakukan pemerintah kota, agar Bandung menjadi lebih indah.

Seperti contohnya Pedestrian di Jalan Merdeka, tepat disamping Kantor Wali Kota Bandung. Di lokasi tersebut nampak kini telah terpasang berbagai penunjang fasilitas publik, yang masih dalam tahap perawatan. Kursi-kursi kayu berpondasi batu menjadi ciri dari pedestrian yang rencananya dijadikan percontohan di Kota Bandung.

Trotoar beralaskan batu andesit nampak telah selesai dipasang. Lampu - lampu PJU (penerangan jalan umum), dengan desain art deco telah terpasang dengan baik. Berbagai jenis bunga menambah cantik proyek yang menghabiskan anggaran hingga Rp2,9 miliar tersebut. Namun ada satu hal yang mendapat perhatian masyarakat, aliran air Sungai Cikapayang yang menjadi bagian dalam penataan terlihat mengering.

Kolam-kolam penampungan air nampak kosong tak teraliri air. Batu-batu kali yang terpasang seakan berteriak menginginkan air. Padahal berdasarkan rencana, sungai kecil yang berada di samping Balai Kota Bandung akan dipasangi alat penjernih air. Nantinya alat tersebut berfungi untuk menampung air kotor dari aliran sungai, kemudian diolah dan saat dialirkan kembali ke Sungai Cikapayang airnya telah jernih.

“Bagus sih ini, jadi lebih enak (trotoarnya lebih lebar). Tapi air yang di sini (di sungai) masih kering.” “Kalau sudah ada kan keliatan segar,” ujar Ridwan, 27, warga Kiaracondong, saat ditemui di Jalan Merdeka, kemarin. Hal senada dituturkan Inna, 22, yang menilai penataan pedestrian ini cukup baik. Para pejalan kaki pun menurutnya dapat lebih nyaman saat berjalan, karena trotoarnya lebih luas, dibanding kondisi trotoar sebelumnya. “Ya bagus. Jadi enakeun,” ucapnya.

Namun dia menyayangkan kolam-kolam air sebagai penampungan masih nampak kering. Padahal berdasarkan informasi yang dia ketahui, air kotor yang berasal dari Sungai Cikapayang akan diolah, supaya saat ditampung airnya sudah jernih. “Tapi ini gak tau masih belum ada airnya. Belum selesai mungkin ya,” ucapnya.

Namun begitu, dia cukup mengapresiasi upaya Pemkot Bandung untuk mempercantik kota berjuluk Paris Van Java ini. “Tapi saya juga berharap penataan lainnya bisa dilakukan. Soal anak jalanan, pedagang kaki lima (penataannya) harus lebih ditingkatkan. Kalau masalah (infrastruktur) kayak gini bagus. Tinggal yang lainnya,” ujar dia.

Sekertaris Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung Didi Ruswandi menjelaskan, masih keringnya air di kolam penampungan, karena ada kendala teknis pada alat penjernih air yang dipasang di lokasi tersebut. “Kemarin itu, karena mungkin pertama pipanya pecah. Karena tekanan dari (alat pengolah air) itu keras. Jadi pecah. Terus kedua sedotan airnya terlalu kecil. Jadi akan kami perbaiki dulu,” ujarnya.

Namun begitu, dia menyatakan proyek penataan trotoar dan sungai di Jalan Merdeka telah selesai. Saat ini pihaknya hanya melakukan perawatan, serta menyempurnakan pekerjaan yang masih belum rapih. Selain itu, rencananya pada hari ini kolam penampungan air akan diisi dan diuji coba kembali.

Mochamad Solehudin
(bhr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
87 Warga Aceh Tamiang...
87 Warga Aceh Tamiang Dapat Layanan Dokter Spesialis Gratis dalam Milad ke-24 BSMI
34 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Setinggi 1.000 Meter, Waspada Hujan Abu
1 jam yang lalu
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
2 jam yang lalu
Mutasi Besar di Polda...
Mutasi Besar di Polda Lampung, Kapolresta hingga 6 Kapolres Diganti
3 jam yang lalu
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, 68 Mitra Binaan di Medan Ikuti Program Sarinah Pandu
10 jam yang lalu
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
11 jam yang lalu
Infografis
Misteri Air Terjun Berdarah...
Misteri Air Terjun Berdarah di Antartika Terpecahkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved