12 Kg Kian Ditinggalkan Warga Kulonprogo

Selasa, 03 Maret 2015 - 10:48 WIB
12 Kg Kian Ditinggalkan...
12 Kg Kian Ditinggalkan Warga Kulonprogo
A A A
KULONPROGO - Elpiji ukuran 12 kg alias nonsubsidi semakin ditinggalkan konsumen di Kulonprogo setelah kenaikan harga.

Kebijakan pemerintah yang menaikkan harga membuat konsumen beralih ke ukuran 3 kilogram. Kondisi ini dikhawatirkan akan berdampak terhadap kelanggan elpiji bersubsidi. Pemilik pangkalan, Wahyu Kurniawati mengatakan, pemberitahuan kenaikan harga elpiji 12 kg baru diketahui pada awal bulan kemarin.

Harga pokok sebelumnya Rp130.000 dan naik menjadi Rp135.000. Kenaikan ini dipastikan akan berpengaruh terhadap penjualan. Sebab pada kenaikan sebelumnya banyak yang beralih ke gas melon. “Sudah ada beberapa yang minta ganti kiriman ke 3 kilogram,” ucap Wahyu.

Sebelum ada kenaikan harga elpiji kemasan 12 kg, satu bulan dia bisa menjual 50-60 tabung. Tetapi, setelah ada kenaikan penjualan turun menjadi 30-an tabung per bulan. Kini dengan ada kenaikan lagi dipastikan konsumen akan kembali turun. Sejumlah pedagang eceran, kata dia, sudah mulai minta penambahan untuk elpiji 3 kg.

Satu pedagang yang biasa mengambil 6 tabung sudah ada minta 8 atau 10 tabung. Karena itu, ini akan membuat stok 3 kg semakin menipis. “Kami hanya dapat (360 tabung 3 kg) setiap dua hari sekali, itu sangat kurang,” kata Wahyu.

Pedagang pengecer, Suryanti mengaku, ada beberapa konsumennya yang pindah ke 3 kg. Ada beberapa konsumen memiliki dua jenis tabung. Namun dengan harga yang terus naik, dipastikan akan beralih ke 3 kg. “Biasanya yang 12 kg hanya cadangan saat kosong,” katanya.

Dikatakannya, kenaikan harga elpiji 12 kg tidak akan berdampak di masyarakat. Sebab hanya sebagian kecil konsumen menggunakan jenis ini, asalkan pasokan gas melon normal dan tidak ada pengurangan. “Yang penting pasokan gas melon normal, tidak akan ada masalah,” ujarnya.

Kuntadi
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
3 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
5 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
5 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
6 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
6 jam yang lalu
Infografis
Kwik Kian Gie, Ekonom...
Kwik Kian Gie, Ekonom yang Lantang Suarakan Indonesia Tak Boleh Tergantung IMF
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved