Tak Kantongi Izin, Galian C Ilegal Disegel

Selasa, 03 Maret 2015 - 10:26 WIB
Tak Kantongi Izin, Galian...
Tak Kantongi Izin, Galian C Ilegal Disegel
A A A
MAJALENGKA - Satpol PP Kabupaten Majalengka terpaksa menyegel galian C di Desa Karayunan, Kecamatan Cigasong; dan penambangan di Cibentar, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, kemarin.

Tindakan tegas itu dilakukan karena aktivitas penambangan itu ilegal. Saat akan akan disegel, petugas tidak menemukan aktivitas penambangan liar sebagaimana biasanya. Karena diduga kuat razia tersebut telah bocor sebelumnya. Aparat hanya menemukan sejumlah alat berat dan bekhoe yang tidak beraktivitas dan beberapa warga yang menjaga kawasan penambangan tersebut.

“Kami terpaksa menyegel karena tidak ada izin dan belum bayar pajak ke Pemkab Majalengka. Padahal, tanah yang dikeruk itu diperjualbelikan,” kata Kasi Lidik Satpol PP Adi Patria. Dia mengungkapkan, Satpol PP sengaja memasang tulisan segel di lokasi penambangan dan alat berat agar warga sekitar mengetahui jika kawasan galian tersebut tidak diizinkan beroperasi sebelum mengurus izin dan membayar pajak.

“Saat dilakukan operasi penyegelan tidak ada satu penjaga maupun orang-orang yang tengah melakukan aktivitas penambangan. Meski saat ini mereka lolos, tapi kita akan kejar terus sampai benar-benar mereka patuh terhadap aturan dan hukum,” katanya.

Dia menambahkan, aturan dan payung hukum berkaitan dengan galian C sudah sejak dulu di sosialisasikan Pemkab Majalengka kepada para pengusaha tambang agar patuh hukum. Menurutnya, kalau saat ini mereka belum tahu itu alasan yang dibuat-buat. “Tidak ada alasan pengusaha tambang belum mengetahui aturan, karena ini sudah sering di sosialisasikan,” ulasnya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Ma jalengka Yusanto Wibowo menambahkan, penertiban galian C liar dilakukan menyusul ba nyaknya laporan dari masyarakat yang mulai merasakan dam pak buruk aktivitas galian liar tersebut. “Kalau penambangan liar tetap dibiarkan, itu akan mengancam keselamatan pen duduk dan akan banyak persoalan, antara lain kerusakan lingkungan, longsor, banjir, erosi dan lain sebagainya. Maka dari itu, kami tertibkan galian C liar yang saat ini jumlahnya kian menjamur,” ujar mantan Camat Majalengka tersebut.

Yusanto menjelaskan, praktik usaha penambangan liar akan berdampak pada lingkungan dan pencemaran yang bakal dirasakan masyarakat banyak cepat atau lambat. Adapun lokasi tambang liar itu pada umumnya berada di setiap anak sungai, dekat permukiman penduduk, lahan pertanian dan sawah serta berada di sekitar jembatan. “Sebelumnya kami sudah menertibkan,” katanya.

Ade nurjanah
(ftr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
21 menit yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
7 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
9 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
9 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
9 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved