10 Penjual Mi dan Bakso Terindikasi Pakai Formalin dan Borak

Jum'at, 27 Februari 2015 - 18:15 WIB
10 Penjual Mi dan Bakso...
10 Penjual Mi dan Bakso Terindikasi Pakai Formalin dan Borak
A A A
MUARABELITI - Sebanyak 10 penjual mi dan bakso di Musi Rawas terindikasi barang dagangannya mengandung bahan pengawet boraks dan formalin.

Hal ini setelah dilakukan pengecekan di lapangan oleh petugas Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar) Kabupaten Mura dengan mengambil sampel 10 mi dan bakso di penjual ada.

Kasi Pengawasan Pasar Disperindagsar Kabupaten Mura Arman mengatakan pihaknya turun kedua lokasi yang banyak terdapat penjual bakso dan mi yakni di Kecamatan Tugumulyo dan Megang Sakti.

Alasannya karena kedua kecamatan tersebut dianggap rawan disusupi oleh jaringan industri makanan skala besar.

Saat dilakukan pengecekan di lapangan menggunakan peralatan yang ada. Sebanyak 10 mi dan bakso yang diambil sampelnya dari penjual terindikasi mengandung bahan pengawet jenis borak dan formalin.

"Kita cek dilapangan dan sampel yang dites terindikasi dua bahan kimia pengawet. Sehingga, pihaknya mengirim sampel ke BPOM Sumsel," ungkap Arman Jumat (27/2/2015).

Menurut dia, jika hasil BPOM terbukti mengandung bahan berbahaya tersebut. Tindakan tegas dilakukan dan untuk sekarang pembinaan terhadap mereka.

Sebab, pengusaha bakso dan mi di Mura berbeda dengan Kota Lubuklinggau. Mereka menjual dengan skala kecil jika di Lubuklinggau skala besar dan memiliki cabang yang cukup banyak.

"Dalam sehari pengusaha bakso di Mura hanya memproduksi sekitar tiga dan satu kilogram. Jika di Lubuklinggau diproduksi dalam jumlah besar," jelas dia.

Arman menjelaskan, jika hasil dari BPOM keluar dan menyatakan bahan makanan tersebut berbahaya maka pihaknya turun dan melakukan pembinaan.

Jika memang tidak bisa sanksi tegas diberikan. Namun kami harapkan para pengusaha benar-benar memperhatikan standar kesehatan terhadap produk makanan yang diperjualbelikan.

Jika menggunakan bahan berbahaya tentunya membahayakan konsumen yang mengkonsumsinya.

Sementara itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mura, Ngadi mengatakan dirinya mengimbau para penjual bakso dan makanan lainnya hendaknya menggunakan bahan-bahan sesuai aturan kesehatan. Jangan menggunakan bahan kimia berbahaya seperti borak dan formalin.
(sms)
Berita Terkait
Pemkot Salatiga Gelar...
Pemkot Salatiga Gelar Razia Makanan dan Minuman di Pasar
Razia Produk Makanan...
Razia Produk Makanan Berbahaya
Petugas Razia Makanan...
Petugas Razia Makanan Minuman Kadaluwarsa
Terima Laporan Masyarakat,...
Terima Laporan Masyarakat, Polsek Medan Baru Cek Langsung Diskotek dan Spa
Belasan Pelajar dan...
Belasan Pelajar dan Mahasiswa Diamankan dari Penginapan
Asyik, Kena Razia Pekat...
Asyik, Kena Razia Pekat Malah Diberi Sembako
Berita Terkini
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
56 menit yang lalu
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
1 jam yang lalu
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
2 jam yang lalu
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
2 jam yang lalu
Berbagi Kebahagiaan,...
Berbagi Kebahagiaan, Komunitas Pajero One Santuni Puluhan Anak Yatim
2 jam yang lalu
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
3 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved