Tanah Kas Desa Sitimulyo Habis

Jum'at, 27 Februari 2015 - 11:18 WIB
Tanah Kas Desa Sitimulyo...
Tanah Kas Desa Sitimulyo Habis
A A A
BANTUL - Pemkab Bantul akan menggunakan tanah kas desa di Desa Sitimulyo Piyungan untuk membangun kawasan industri. Hampir seluruh tanah kas desa akan habis. Lurah Desa Sitimulyo, Juweni mengungkapkan,setidaknya ada sekitar 70 hektare (ha) tanah kas desa yang sudah dan akan digunakan untuk mendirikan pabrik.

Saat ini, sudah ada puluhan hadari 70 ha tanah kas desa yang didirikan pabrik seperti PT Dong Young Tress, Asosiasi Perusahaan Kulit seperti PT ASA, Andini, juga BAS. “Kalau kawasan kulit saat ini sudah ada sekitar 8,1 ha. Masih ada sedikit yang kosong tetapi sudah mau didirikan bangunan pabrik lain,” ujarnya, kemarin.

Penggunaan tanah kas desa tersebut dengan sistem sewa, dan sebagian memang ada yang masuk ke kantong pamong desa karena ada tanah pelungguh mereka yang juga digunakan untuk mendirikan pabrik. Sistem sewanya dengan kontrak lima tahun sekali diperpanjang, dan saat ini pabrik yang sudah disewa senilai Rp8 juta sampai Rp9 juta dengan klausul naik 6% setiap tahun.

Juweni mengaku, jika memang harga sewa tanah kas desa di desanya masih rendah karena memang menggunakan dasar sewa lama, yaitu disamakan dengan sewa untuk tebu. Namun saat ini, pihaknya sudah menaikkan harga sewa tanah kas desa, sesuai dengan kondisi tanah. Saat ini, rata-rata sewa tanah kas desa per hektare mulai dari Rp10 juta hingga Rp15 juta tergantung dengan letak dan kondisi lahan.

“Sebagian besar dulu lahan yang digunakan tanah kritis. Akan tetapi, sekarang semuanya kritis karena banyak yang digunakan untuk membuat batu bata,” katanya. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Bantul Sulistyanto mengungkapkan, pihaknya memang memproyeksikan Kecamatan Piyungan bersama dengan Sedayu dan Pajangan menjadi kawasan industri.

Untuk di kecamatan Piyungan, pihaknya menyiapkan lahan seluas 333 hektare untuk mendirikan pabrik di Desa Sitimulyo dan Srimulyo. Dari 333 ha tersebut sudah sekitar 122 ha yang dibebaskan, dan 22 ha lahannya sudah digunakan untuk mendirikan pabrik. Menurut Sulis, sebenarnya keseluruhan lahan di Piyungan bisa digunakan kawasan industri, termasuk Desa Srimartani.

Hanya saja, jika Srimartani ingin menjadi kawasan industri, maka seluruh persiapan mulai dari masterplan, detail engineering design (DED) atau rencana detil, juga fasilitas sosialnya harus dibiayai sendiri. “Kalau yang 333 ha di Desa Srimulyo dan Sitimulyo itu kami yang membiayai,” ungkapnya.

Sulis mengungkapkan, saat ini sudah ada sekitar sembilan perusahaan berskala ekspor yang berdiri di kawasan Piyungan. Sebanyak 12 perusahaan lain sudah melakukan pembebasan lahan namun belum mendirikan bangunan.

Selain itu juga sudah ada beberapa perusahaan yang melirik mendirikan pabrik mereka di kawasan Piyungan ini. Untuk kawasan Srimulyo, kawasan ini merupakan kumpulan dari lahan yang sudah didirikan pabrik atau kawasan berikat perusahaan dan sudah ada yang mengelola.

Erfanto linangkung
(bhr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
10 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
26 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
54 menit yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
2 jam yang lalu
Infografis
Iran Luncurkan Kota...
Iran Luncurkan Kota Rudal Bawah Tanah Berisi Ribuan Rudal Presisi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved